Byklik.com | Medan – Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah The 5th Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle University Network (IMT-GT UNINET) Council Meeting yang mempertemukan pimpinan perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk memperkuat kerja sama pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan IMT-GT UNINET Strategic Action Plan 2022–2026 sekaligus menyusun arah kolaborasi baru bagi pengembangan pendidikan tinggi di kawasan pada periode 2027–2031.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kemitraan USU, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita ST MT, mengatakan forum tersebut diharapkan melahirkan gagasan-gagasan visioner yang mampu memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi di kawasan IMT-GT.
“Forum ini dapat menghasilkan bukan hanya rekomendasi yang baik, tetapi juga gagasan-gagasan baru yang visioner, kolaborasi yang lebih kuat, inovasi yang lebih berdampak, serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, keberlanjutan, dan pembangunan sumber daya manusia di kawasan kita,” ujarnya.
Menurut Himsar, keberagaman yang dimiliki negara-negara anggota IMT-GT merupakan kekuatan yang harus dioptimalkan melalui kolaborasi antarinstitusi. Hal itu sejalan dengan komitmen USU menjadi perguruan tinggi bereputasi global yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Ketua IMT-GT University Network (UNINET) yang juga Vice Chancellor Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Professor Datuk Dr. Shahrin bin Sahib, mengatakan pertemuan tersebut membahas evaluasi pelaksanaan rencana strategis 2022–2026, usulan proyek baru, serta penyusunan Strategic Action Plan 2027–2031.
Ia menyebut berbagai capaian selama setahun terakhir mencerminkan komitmen seluruh institusi anggota dalam mewujudkan visi bersama melalui berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi kawasan.
Sejumlah program strategis turut menjadi fokus pembahasan, di antaranya pengembangan Eco School, Eco Campus, Green University, proyek unggulan lintas negara, transformasi digital, pengembangan micro-credential secara kolaboratif, serta berbagai inisiatif yang mendukung pembangunan kawasan berkelanjutan.
Sementara itu, Director of the Centre for Indonesia–Malaysia–Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Subregional Cooperation (CIMT), Amri Bukhairi Bakhtiar, menegaskan perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai penghubung antara hasil riset, dunia industri, dan perumusan kebijakan berbasis bukti untuk mendukung pembangunan kawasan IMT-GT.











