Berita UtamaHeadlineOlahraga

Deretan Bintang Piala Dunia Pernah Merumput di Indonesia

Avatar
×

Deretan Bintang Piala Dunia Pernah Merumput di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Mario Kempes, legenda sepak bola Argentina pernah bermain di klub Indonesia, Pelita Jaya. Ia bergabung dengan klub tersebut pada tahun 1996 di penghujung kariernya. [Foto: FIFA]

Byklik.com | Jakarta – Di tengah semarak Piala Dunia FIFA 2026, perhatian publik tak hanya tertuju pada pertandingan di lapangan. Sejarah juga mencatat bahwa sejumlah pemain yang pernah tampil di ajang sepak bola terbesar dunia itu sempat merasakan atmosfer kompetisi Indonesia, baik sebagai legenda yang mengakhiri karier maupun pemain aktif sebelum berangkat ke putaran final.

Dari peraih trofi Piala Dunia hingga mantan bintang klub-klub elite Eropa, Liga Indonesia pernah menjadi rumah bagi sederet nama besar yang memiliki rekam jejak di Piala Dunia FIFA.

Salah satu nama paling mencolok adalah Mario Kempes, legenda Argentina yang membawa negaranya menjadi juara Piala Dunia 1978. Peraih Bola Emas dan Sepatu Emas turnamen tersebut memperkuat Pelita Jaya pada 1996, menjadikannya salah satu juara dunia paling bergengsi yang pernah bermain di Indonesia.

Pelita Jaya juga pernah diperkuat Pedro Pasculli, anggota skuad juara Argentina pada Piala Dunia 1986. Penyerang tersebut mencetak gol kemenangan atas Uruguay di babak 16 besar sebelum mengakhiri kariernya di Indonesia.

Nama besar lainnya adalah Roger Milla, ikon sepak bola Kamerun yang tampil dalam tiga edisi Piala Dunia. Setelah mengukir sejarah bersama Kamerun pada 1990 dan 1994, Milla melanjutkan karier di Pelita Jaya dan Putra Samarinda.

Baca Juga  Polisi Ungkap Peredaran Rokok Ilegal di Aceh Utara, Amankan Tiga Tersangka bersama Barang Bukti

Selain Milla, sejumlah pemain Kamerun lainnya juga pernah menghiasi kompetisi Indonesia, seperti Ernest Ebongue, Bertin Ebwelle, Jules Onana, Emmanuel Maboang, Jean-Pierre Fiala, Pierre Njanka, hingga Marcel Mahouve.

Pierre Njanka menjadi salah satu yang paling sukses di Indonesia. Bek tangguh tersebut membawa Arema Indonesia menjuarai Indonesia Super League musim 2009–2010 sebelum memperkuat Persija Jakarta, Mitra Kukar, dan Persisam Putra Samarinda.

Mantan gelandang Manchester United Eric Djemba-Djemba juga pernah meramaikan kompetisi Indonesia bersama Persebaya ISL pada 2015.

Dari Eropa, gelandang Slovenia Nastja Ceh yang tampil di Piala Dunia 2002 sempat memperkuat PSMS Medan, sedangkan penyerang Kroasia Ivan Bosnjak, peserta Piala Dunia 2006, pernah membela Persija Jakarta.

Indonesia juga pernah menjadi tujuan karier sejumlah mantan pemain Premier League. Michael Essien, eks Chelsea dan Real Madrid yang tampil di Piala Dunia 2006 dan 2014 bersama Ghana, bergabung dengan Persib Bandung pada 2017 dalam salah satu transfer paling fenomenal di era Liga 1.

Pada tahun yang sama, mantan gelandang Tottenham Hotspur dan Sevilla Didier Zokora, yang tiga kali tampil di Piala Dunia bersama Pantai Gading, memperkuat Semen Padang.

Baca Juga  Wabub Armia Pimpin Rapat Finalisasi Keberangkatan JCH Bener Meriah

Sementara itu, Peter Odemwingie dari Nigeria yang tampil di Piala Dunia 2010 dan 2014 sukses bersama Madura United dengan mencetak 15 gol dalam 23 pertandingan Liga 1.

Nama lain yang pernah merumput di Indonesia adalah Shane Smeltz dari Selandia Baru bersama Borneo FC.

Pada Piala Dunia FIFA 2026, sejarah baru kembali tercipta. Frans Putros, bek Irak yang memperkuat Persib Bandung, menjadi pemain aktif Liga Indonesia pertama yang tampil di putaran final Piala Dunia. Kehadirannya menjadi tonggak penting bagi kompetisi domestik Indonesia di panggung sepak bola dunia.

Selain Putros, Gervane Kastaneer yang pernah membela Persib Bandung dan Persis Solo juga tampil bersama Curacao pada Piala Dunia 2026. Meski saat turnamen berlangsung ia telah berstatus sebagai pemain Terengganu FC di Malaysia, Kastaneer tetap menjadi bagian dari daftar pemain Piala Dunia yang pernah berkiprah di Liga Indonesia.

Keberadaan nama-nama besar tersebut menunjukkan bahwa kompetisi Indonesia pernah menjadi bagian dari perjalanan karier pemain-pemain yang memiliki pengalaman tampil di panggung sepak bola paling bergengsi di dunia. Dari juara dunia seperti Mario Kempes hingga pemain aktif seperti Frans Putros, jejak mereka menjadi bagian dari sejarah unik sepak bola nasional.