Byklik.com | Lhokseumawe – Sebanyak delapan calon duta humas Universitas Malikussaleh lolos dari seleksi wawancara dan siap menyandang selempang Duta Humas Unimal 2026. Dari delapan peserta, nanti dewan juri hanya akan memilih satu pasangan duta dan satu lagi akan dipilih melalui voting langsung para penonton.
Para finalis akan mengikuti seleksi unjuk bakat secara terbuka di Kampus Bukit Indah pada Rabu, 16 September dan tanya jawab dengan dewan juri pada 17 September 2026. Seluruh mahasiswa diharapkan memberikan dukungan kepada calon Duta Humas yang akan bekerja selama setahun ke depan.
Ketua Panitia Pemilihan Duta Humas Unimal 2026, Rachel Kamilia Faradiba Nibal, menyebutkan seleksi wawancara melibat empat juri dari berbagai kalangan dan disiplin ilmu.
Untuk psikologi ada dosen Universitas Malikussaleh, Ella Suzanna, juri public speaking Dewi Kumalasari, untuk juri adat dan budaya Raisa Agustiana dari Majelis Adat Aceh, serta untuk juri program kehumasan Ayi Jufridar dari Bawaslu Kota Lhokseumawe. Selain pernah aktif di Kehumasan Universitas Malikussaleh, Ayi kini menjabat Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat di Bawaslu Lhokseumawe.
Setelah melalui seleksi wawancara ketat, keempat juri akhirnya menetapkan empat calon Duta Humas putra dan empat putri. Mereka adalah Nabila Mawaddah dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Najwa Syahira dari Ilmu Hukum, Nazwa Shaqi dari Kewirausahaan, dan Siti Khailillah Annisa dari Program Studi Administrasi Bisnis.
Sedangkan dari putra yang terpilih menjadi finalis adalah Ahmad Jailani dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Teuku Muhammad Haikal Rusli dari Ilmu Komunikasi, Muhammad Yasir dari Agroteknologi, serta Teuku Pasha Al-Fatih Maulana dari Teknik Elektro.
Salah satu juri, Ayi Jufridar, di hadapan peserta mengakui semua kandidat memiliki kualitas dan kapasitas tinggi dan beragam sehingga menyulitkan dewan juri dalam menetapkan finalis atau Top-8.
“Kemampuan peserta tahun ini sangat beragam dan di level tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Ayi yang sudah menjadi juri dalam tiga kali pemilihan Duta Humas Unimal.
Sementara Ella Suzanna menilai semua peserta yang sudah masuk 16 besar memiliki level tinggi dalam berbagai bidang. Namun, dewan juri harus memilih Top-8 dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang bisa dipertanggungjawabkan secara akademis.
“Bahkan ada peserta yang harus diperdebatkan dewan juri, meski tidak sampai alot. Secara keseluruhan, sebagian besar juri satu suara dalam menentukan finalis,” ungkap Ella.
Rachel Kamilia Faradiba Nibal menyebutkan, dewan juri hanya memilih satu pasangan Duta Humas Unimal 2026. Sedangkan satu pasangan lagi akan ditentukan melalui voting para penonton di Kampus Bukit Indah pada Kamis 17 September pukul 15.00 WIB, meski tetap harus melalui pertimbangan juri.
“Jadi, kami mengharapkan mahasiswa ikut berpartisipasi dalam menentukan Duta Humas 2026,” ujar Rachel.[]











