Nasional

Kemenkes Luncurkan SATUSEHAT RME, Integrasikan Rekam Medis

Bambang Iskandar Martin
×

Kemenkes Luncurkan SATUSEHAT RME, Integrasikan Rekam Medis

Sebarkan artikel ini
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, memberikan sambutan di acara peluncuran SATUSEHAT Rekam Medis Elektronik (RME) di Auditorium dr. J. Leimena, Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa, 1 September 2026. (Foto: Biro Kominfo Kemenkes)

Byklik.com | Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia meluncurkan SATUSEHAT Rekam Medis Elektronik (RME) sebagai bagian dari transformasi digital kesehatan. Sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan data kesehatan pasien dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dalam satu ekosistem secara nasional.

Melalui SATUSEHAT RME, data rekam medis pasien tidak lagi tersimpan secara terpisah berdasarkan fasilitas kesehatan, tetapi terhubung dan berbasis pada individu. Informasi kesehatan dapat diakses oleh tenaga medis sesuai kewenangan dan persetujuan pasien.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan integrasi tersebut memberikan manfaat bagi pasien karena riwayat kesehatan dapat tersedia secara berkesinambungan ketika pasien berpindah atau dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.

“Data ini disimpannya bukan berbasis fasyankes, tetapi berbasis individu. Jadi, ketika seseorang melakukan pemeriksaan di berbagai fasilitas kesehatan, seluruh data tersebut dapat terhubung dalam satu akun kesehatan milik pasien,” ujar Budi saat peluncuran SATUSEHAT RME di Auditorium dr. J. Leimena, Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa, 1 September 2026.

Data yang terintegrasi melalui SATUSEHAT RME mencakup diagnosis, hasil pemeriksaan laboratorium, obat, tindakan medis, tanda vital, hingga hasil pemeriksaan radiologi. Dengan integrasi tersebut, pasien tidak perlu lagi membawa berkas rekam medis secara fisik ketika berpindah atau dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.

Baca Juga  DPR Soroti Korupsi Imigrasi, Minta Reformasi Total Layanan

Budi mengatakan SATUSEHAT RME juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui riwayat dan kondisi kesehatannya secara lebih mudah.

“Tujuan utama dari sistem SATUSEHAT ini adalah supaya pasien tahu setiap saat kondisi kesehatannya seperti apa. Sama seperti kita bisa melihat kondisi keuangan melalui mobile banking, dengan ini kita bisa melihat kondisi kesehatan kita,” katanya.

Selain memberikan akses informasi kesehatan kepada pasien, integrasi RME membantu tenaga medis memperoleh informasi mengenai riwayat kesehatan pasien secara lebih lengkap sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan tindakan medis.

Budi mencontohkan, hasil pemeriksaan laboratorium yang telah dilakukan pasien di satu fasilitas kesehatan dapat diakses oleh fasilitas kesehatan berikutnya apabila pasien memberikan persetujuan. Dengan demikian, pemeriksaan yang sama dapat dihindari apabila secara klinis masih relevan dan hasil sebelumnya masih dapat digunakan.

“Kalau rumah sakit A mau merujuk ke rumah sakit B, tidak perlu lagi semua data dibawa dan dimasukkan secara manual. Data sudah tersambung, sehingga dokter yang menerima di IGD sudah dapat mengetahui kondisi kesehatan pasien,” ujarnya.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI dr. Azhar Jaya mengatakan integrasi RME merupakan langkah untuk menghubungkan layanan kesehatan lanjutan, mulai dari rumah sakit, laboratorium, hingga fasilitas kesehatan lainnya dalam satu ekosistem SATUSEHAT.

Baca Juga  Kematian TBC 125 Ribu Setahun, Waspadai Batuk Dua Minggu

Menurut Azhar, kemudahan akses informasi tersebut tetap disertai dengan perlindungan terhadap kerahasiaan data pasien. Dalam kondisi non-gawat darurat, akses terhadap RME diberikan setelah pasien memberikan persetujuan melalui kode akses enam digit yang dihasilkan melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile.

“Dalam kondisi darurat ketika pasien tidak sadar atau tidak mampu memberikan persetujuan, tenaga kesehatan dapat menggunakan mekanisme persetujuan emergency untuk mengakses informasi medis yang diperlukan demi keselamatan pasien. Riwayat akses tersebut tetap dapat diketahui pasien melalui SATUSEHAT Mobile,” ujar Azhar.

Implementasi SATUSEHAT RME dilakukan secara bertahap di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, di antaranya RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dan RS PON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta. Selanjutnya, implementasi akan diperluas ke fasilitas pelayanan kesehatan yang telah terintegrasi dengan ekosistem SATUSEHAT.

Pasien yang memiliki profil SATUSEHAT Mobile terverifikasi juga dapat mengakses resume medis secara mandiri melalui fitur Resume Medis setelah mendapatkan pemeriksaan, konsultasi, atau tindakan medis.

Peluncuran SATUSEHAT RME menjadi bagian dari Transformasi Teknologi Kesehatan yang diarahkan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih terhubung, cepat, tepat, aman, dan berkesinambungan. Integrasi data tersebut diharapkan dapat mendukung kesinambungan pelayanan sekaligus memberikan akses informasi kesehatan yang lebih mudah bagi masyarakat.***