Byklik.com | Lhoksukon – Penantian panjang masyarakat Desa Kampung Tempel, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, akhirnya terwujud dengan rampungnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III.
Infrastruktur yang dibangun melalui kolaborasi masyarakat bersama prajurit TNI dari Koramil 20/Cot Girek, Kodim 0103/Aceh Utara itu kini menjadi akses utama yang menghubungkan Desa Kampung Tempel dengan Kemukiman Brandang, sehingga memangkas jarak tempuh warga yang sebelumnya harus memutar hingga 12 kilometer.
Jembatan sepanjang 65 meter dengan lebar 4,5 meter dan tinggi sekitar 9 meter tersebut telah selesai dibangun 100 persen dan mulai dimanfaatkan masyarakat sejak Senin, 3 Agustus 2026.
Kehadiran jembatan diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedalaman Aceh Utara.
Sebelum jembatan dibangun, masyarakat harus menempuh perjalanan melalui Jalan Line Pipa Baru dengan jarak sekitar 8 hingga 12 kilometer untuk mencapai wilayah tujuan. Bahkan, pada beberapa titik, akses hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki.
Kondisi tersebut selama bertahun-tahun menyulitkan aktivitas warga, terutama pelajar, petani yang mengangkut hasil perkebunan, dan masyarakat yang hendak memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Komandan Koramil (Danramil) 20/Cot Girek, Kapten Inf Darmansyah, mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu membuka keterisolasian wilayah sekaligus meningkatkan akses transportasi masyarakat di kawasan pedalaman.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Oleh karena itu, seluruh warga diajak untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar tetap dapat dimanfaatkan dalam waktu yang lama.
“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini. Selain itu, kendaraan yang melintas juga diharapkan tidak melebihi kapasitas maksimal lima ton agar kondisi jembatan tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujar Darmansyah.
Geuchik Gampong Tempel, Irwan Slamet, menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan jembatan yang telah lama menjadi harapan masyarakat. Menurutnya, kehadiran jembatan akan memberikan manfaat besar bagi warga Desa Kampung Tempel, Dusun Pucuk Rintis, hingga Dusun Bukit Selamat.
Ia mengatakan jembatan tersebut tidak hanya mempermudah aktivitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang peningkatan perekonomian, mempercepat akses terhadap pelayanan dasar, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedalaman.
“Kami sangat bersyukur karena masyarakat kini memiliki akses yang jauh lebih mudah. Terima kasih kepada TNI dan pemerintah atas pembangunan yang sangat bermanfaat bagi warga pedalaman,” katanya.
Hal senada disampaikan Bustami, salah seorang warga Desa Kampung Tempel. Ia mengaku kehadiran jembatan membawa harapan baru, terutama bagi anak-anak yang setiap hari harus menempuh perjalanan menuju sekolah.
“Dulu anak-anak harus menempuh perjalanan yang jauh dan sering terlambat ke sekolah. Sekarang akses sudah lebih dekat. Kami berharap mereka bisa belajar dengan lebih nyaman dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Rampungnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III menjadi salah satu langkah nyata dalam membuka akses wilayah pedalaman sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Cot Girek.
Dengan infrastruktur yang lebih memadai, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas pendidikan, ekonomi, dan sosial secara lebih efektif sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga di kawasan pedalaman Aceh Utara.
Keberadaan akses baru itu diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Utara.***











