Berita Utama

Lima Benda Ditemukan Saat Cari Jurnalis Hilang

Avatar
×

Lima Benda Ditemukan Saat Cari Jurnalis Hilang

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan menemukan life jacket. [Foto: Dispenal]

Byklik.com | Banten – Tim SAR gabungan menemukan lima benda saat menyisir perairan Selat Sunda untuk mencari lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak. Temuan itu terdiri atas tiga life jacket, dua terpal, dan satu galon.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Banten Al Amrad mengatakan, seluruh benda ditemukan oleh sejumlah unsur SAR yang melakukan penyisiran di beberapa lokasi.

“KRI Teluk Gilimanuk menemukan sebuah life jacket dan satu buah terpal pada pukul 08.55 local time di sekitar selatan perairan Pulau Sangiang,” kata Al Amrad, Minggu, 13 September 2026.

Temuan berikutnya berasal dari KAL Anyer yang melakukan pencarian sekitar sembilan jam di kawasan Teluk Belimbing, Lampung. Tim menemukan satu life jacket pada pukul 09.45 WIB.

Baca Juga  VRI Aceh Perkuat Upaya Pemulihan Jaringan Listrik di Bireuen

Sekitar 13 menit kemudian, KM Bima menemukan satu life jacket berwarna oranye pada pukul 09.58 WIB di sekitar Pulau Rakata.

Sementara itu, RIB 02 Lampung yang bertolak dari Pulau Sebesi melakukan penyisiran di sekitar perairan Pulau Sebesi. Tim menemukan satu terpal pada pukul 10.15 WIB di sebelah selatan Pulau Sangiang.

Tim tersebut juga menemukan satu galon di lokasi penyisiran.

“RIB 02 Lampung yang bertolak dari Sebesi melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sebesi dan menemukan terpal pada pukul 10.15 di sebelah selatan Pulau Sangiang. Dan satu buah galon,” ujar Al Amrad.

Baca Juga  Taruna AAL Salat Iduladha di Geladak KRI Bima Suci

Al Amrad memastikan seluruh benda yang ditemukan selama operasi SAR telah diserahkan kepada kepolisian untuk pemeriksaan dan tindak lanjut.

“Untuk keseluruhan pelaksanaan operasi SAR pada hari ini, objek-objek tersebut telah kami serahkan kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini kepolisian, untuk menindaklanjuti lebih lanjut,” pungkasnya.

Operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut terus dilakukan oleh tim SAR gabungan di sejumlah titik perairan Selat Sunda.