Byklik.com | Lhokseumawe – Islamic Relief Indonesia menyerahkan 28 unit rumah layak huni tahan gempa kepada keluarga yatim dan dhuafa di Kota Lhokseumawe, sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penyerahan ini menjadi tahap kedua dari program pembangunan rumah, setelah sebelumnya 22 unit telah disalurkan pada akhir Januari lalu. Dengan demikian, total rumah yang telah dibangun dan diserahkan mencapai 50 unit.
CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja, Selasa, 14 April 2026, menegaskan bahwa program tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi yang baik mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat, bahkan di tengah tantangan kondisi global yang tidak mudah. Kami percaya, kerja sama yang solid akan terus melahirkan manfaat yang luas bagi umat,” ujarnya.
Sementara itu, Area Coordinator Islamic Relief Indonesia Kantor Aceh, Yusrizal Puteh, menyebut program ini akan terus berlanjut dengan pembangunan tambahan rumah.
“Pembangunan 50 unit rumah ini adalah kerja sama tahap pertama. Saat ini, kami juga sedang melanjutkan tahap berikutnya dengan pembangunan tambahan sebanyak 20 unit rumah. Selain itu, kami turut menjalankan berbagai program lain seperti pengentasan kemiskinan ekstrem dan program Qurban di Kota Lhokseumawe,” jelasnya.
Ia menambahkan, program tersebut merupakan hasil sinergi dengan Baitul Mal Kota Lhokseumawe serta dukungan sejumlah mitra, termasuk LAZIS Kahmi, Komunitas Sedekah Seribu Sehari, dan PLN UPT Lhokseumawe.
Acara serah terima turut dihadiri Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Dewan Pengawas Baitul Mal, serta unsur pemerintah daerah lainnya, yang menunjukkan dukungan terhadap program kemanusiaan tersebut.
Program pembangunan rumah ini difokuskan bagi kelompok rentan, khususnya yatim dan dhuafa, dengan desain rumah tipe 36 yang memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, serta ketahanan terhadap gempa.
Selain menyediakan hunian layak, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.









