Berita Utama

Akses Warga Sawang Segera Ditangani Secara Darurat

Avatar
×

Akses Warga Sawang Segera Ditangani Secara Darurat

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi Panyang (kaos hitam) bersama Kepala Dinas PUPR Aceh Utara Jafar dan perwakilan BWS Sumatera I Aceh Jamaluddin melihat langsung akses jalan yang hilang akibat diterjang banjir pada akhir 2025. [Foto: Saiful NB/Byklik.com

Byklik.com | Sawang – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Aceh bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) akan segera melakukan penanganan darurat terhadap kerusakan sungai, tebing, dan jalan di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Langkah tersebut dilakukan setelah kedua instansi melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi kerusakan di lapangan, Selasa, 1 September 2026.

Perwakilan BWS Sumatera I Aceh, Jamaluddin, mengatakan penanganan akan dilakukan dalam dua tahap, yakni tanggap darurat yang dilanjutkan dengan rehabilitasi dan rekonstruksi atau rehab-rekon.

Baca Juga  DP3A Aceh Kawal Pendampingan Korban Kekerasan Anak Aceh Timur

“Tahap pertama kita tangani tanggap darurat dulu. Insyaallah dalam dua hari ke depan sudah mulai kita laksanakan. Setelah itu baru masuk ke sistem rehab-rekon,” ujar Jamaluddin di lokasi peninjauan.

Ia menjelaskan, BWS Sumatera I Aceh akan fokus menangani kerusakan sungai dan tebing. Sementara BPJN bertanggung jawab terhadap perbaikan infrastruktur jalan agar akses masyarakat kembali normal.

“Di sini ada dua balai yang bekerja seiring. BWS urus sungai dan tebing, BPJN urus jalan dan transportasi,” jelasnya.

Baca Juga  Berawal dari Laporan Warga, Polisi Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Aceh Utara

Untuk mempercepat penanganan, BPJN telah mengirimkan sejumlah alat berat ke lokasi. Pekerjaan secara intensif ditargetkan mulai dilakukan pada pekan depan.

Saat ini, tim masih melakukan pemeriksaan silang atau cross-check untuk memastikan total panjang kerusakan. Namun, prioritas utama adalah membuka kembali akses jalan bagi warga yang masih terisolir akibat banjir.

“Kerusakan cukup panjang, datanya masih kita cek di lapangan. Yang paling penting sekarang akses jalan bisa dibuka dulu,” pungkas Jamaluddin.