Berita UtamaEkonomi & Bisnis

Kak Na Dorong Batik Aceh Utara Angkat Motif Khas

Avatar
×

Kak Na Dorong Batik Aceh Utara Angkat Motif Khas

Sebarkan artikel ini
Marlina saat mengunjungi Gerai Dekranasda Kabupaten Aceh Utara, Selasa, 1 September 2026. [Foto: Humas Aceh]

Byklik.com | Lhoksukon  – Ketua Dekranasda Aceh Marlina Muzakir mendorong Dekranasda Kabupaten Aceh Utara mengembangkan batik dengan mengangkat motif khas daerah sebagai wastra yang memiliki identitas sekaligus nilai ekonomi.

Hal itu disampaikan Marlina saat mengunjungi Gerai Dekranasda Kabupaten Aceh Utara, Selasa, 1 September 2026.

Marlina mengatakan batik merupakan salah satu jenis pakaian yang populer dan kerap digunakan dalam berbagai kesempatan. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi peluang bagi perajin Aceh untuk mengembangkan batik sebagai produk kerajinan bernilai ekonomi.

“Batik sangat populer, sering dikenakan dan tentu saja bernilai ekonomi tinggi. Meski dikembangkan di Pekalongan, Jogja dan Solo, namun kita bisa mengembangkannya dengan motif khas Aceh,” ujar Marlina yang akrab disapa Kak Na.

Baca Juga  Personel Brimob Ikut Padamkan Kebakaran Lahan di Gayo Lues

Ia mencontohkan Dekranasda Aceh Besar yang dinilai telah berhasil mengembangkan batik dengan baik. Karena itu, Marlina mendorong Dekranasda Aceh Utara berkoordinasi untuk mengembangkan batik dengan mengangkat motif khas daerah.

“Dekranasda Aceh Besar sudah mengembangkannya dengan sangat baik. Mungkin nanti Dekranasda Aceh Utara bisa berkoordinasi untuk pengembangan batik ini. Cari motif khas Aceh Utara dan kembangkan menjadi wastra yang identik dan khas Aceh Utara,” katanya.

Dalam kunjungan itu, Marlina menyerahkan bantuan berupa dua unit mesin jahit, dua unit mesin obras dan lima mal batik cap kepada Dekranasda Aceh Utara.

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung aktivitas pengrajin. Sehingga mereka mampu mengembangkan kerajinan yang bernilai ekonomi tinggi dan dapat menambah pendapatan keluarga,” ucapnya.

Baca Juga  Angin Puting Beliung Terjang Cot Girek, Enam Bangunan Rusak

Marlina juga meminta Dekranasda Aceh Utara terus melakukan pembinaan terhadap para perajin. Ia menilai kreativitas perajin Aceh sudah sangat baik, namun kualitas produksi tetap perlu ditingkatkan agar mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.

“Kualitas produksi harus terus ditingkatkan agar produk kita dilirik pasar. Selain itu, harga juga harus mampu bersaing dengan harga pasar,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Marlina didampingi Ketua Dekranasda Aceh Utara Musliana Ismail serta sejumlah pengurus Dekranasda Aceh Utara.