Berita Utama

Pemprov Aceh Dukung Penguatan Pers di Era Digital

Avatar
×

Pemprov Aceh Dukung Penguatan Pers di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Plt. Sekda Aceh, Taufik menerima audiensi Forum Pimpinan Redaksi (Pimred) Multimedia Indonesia-Aceh di Ruang Rapat Plt. Sekda Aceh, Rabu, 2 September 2026. [Foto: Humas Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh Taufik menerima audiensi Forum Pimpinan Redaksi (Pimred) Multimedia Indonesia-Aceh di Ruang Rapat Plt. Sekda Aceh, Rabu, 2 September 2026.

Rombongan Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh dipimpin Ketua Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh wilayah Aceh, M. Saleh. Pertemuan membahas perkembangan dunia jurnalistik di Aceh, termasuk dinamika dan tantangan yang dihadapi insan pers di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media digital.

Dalam audiensi tersebut, Forum Pimred juga menyampaikan sejumlah agenda organisasi, termasuk rencana pelantikan kepengurusan yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat di Banda Aceh.

Baca Juga  2.033 Huntap Korban Banjir Aceh Timur Mulai Dibangun

M. Saleh berharap Pemerintah Aceh dapat mendukung pelaksanaan pelantikan sekaligus keberadaan dan kiprah organisasi dalam mendorong perkembangan jurnalistik di Aceh.

Menanggapi hal itu, Taufik mengapresiasi kunjungan Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh. Ia menegaskan Pemerintah Aceh pada prinsipnya mendukung upaya memperkuat peran pers dan meningkatkan kualitas kehidupan jurnalistik di Aceh.

“Kami menyambut baik audiensi ini. Pemerintah Aceh tentu akan mendukung kegiatan yang dilaksanakan, sepanjang sesuai dengan ketentuan dan tujuan yang baik,” ujar Taufik.

Ia juga mengajak insan pers dan organisasi kewartawanan membangun komunikasi serta sinergi dengan Pemerintah Aceh. Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan.

Baca Juga  Komdigi Ajak Media Lokal Perkuat Kredibilitas Hadapi Disrupsi Digital

Taufik berharap hubungan pemerintah dan media terus dipelihara melalui komunikasi yang terbuka dan konstruktif.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita saling mendukung program-program yang dijalankan Pemerintah Aceh, terutama dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” katanya.

Pemerintah Aceh, lanjut Taufik, juga terbuka terhadap masukan dan kritik dari media sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pembangunan yang lebih baik.