Uncategorized

Jembatan Perintis Peudari Capai Progres Pembangunan 50 Persen

Avatar
×

Jembatan Perintis Peudari Capai Progres Pembangunan 50 Persen

Sebarkan artikel ini
Jembatan tersebut memiliki panjang 106 meter, lebar 1,2 meter, dan ketinggian 3 meter. [Foto: Pendim 0103/Aceh Utara]

Byklik.com | Lhokseumawe  – Harapan warga Desa Peudari, Kecamatan Geureudong Pase, Kabupaten Aceh Utara, untuk memiliki akses transportasi yang layak semakin dekat terwujud. Pembangunan Jembatan Perintis yang menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat setempat kini telah mencapai progres 50,02 persen.

Babinsa Koramil 27/Geureudong Pase Kodim 0103/Aceh Utara, Serka Eko Supriyono, turut turun langsung mengawal proses pembangunan tersebut, Kamis, 27 Agustus 2026.

Jembatan tersebut memiliki panjang 106 meter, lebar 1,2 meter, dan ketinggian 3 meter. Kehadirannya sangat dinantikan warga karena akan mempermudah aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil bumi serta mempercepat akses masyarakat menuju pusat kecamatan.

Baca Juga  Polri Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

Saat ini, pengerjaan fisik di lapangan terus menunjukkan perkembangan positif. Di bawah pengawasan dan pendampingan Babinsa bersama masyarakat, pembangunan struktur utama jembatan terus dilakukan dengan memperhatikan ketepatan konstruksi dan ketahanan bangunan.

Sejumlah tahapan penting juga telah diselesaikan. Tim di lapangan telah merampungkan pengecoran tapak pondasi jembatan pada kedua sisi, baik tepi dekat maupun tepi jauh.

Selain itu, pengerjaan las angker pada struktur abutment berukuran panjang 2 meter, lebar 3,5 meter, dan tinggi 3 meter juga terus dikebut.

Baca Juga  Pemerintah Aceh Jelaskan Penyaluran Bantuan Kementan

“Pembangunan jembatan ini merupakan wujud kepedulian TNI AD melalui Kodim 0103/Aceh Utara untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah perdesaan,” kata Serka Eko Supriyono saat meninjau lokasi.

Menurutnya, capaian pembangunan yang telah mencapai separuh target menjadi tanda positif bahwa jembatan tersebut dapat segera diselesaikan.

“Dengan tercapainya separuh target pekerjaan ini, kita optimistis akses penghubung ini dapat segera rampung dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Peudari,” ujarnya.