Byklik.com | Langsa — Universitas Samudra menggelar Pelatihan dan Uji Sertifikasi Okupasi Manajer Pengembangan Organisasi sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan penguatan tata kelola kelembagaan di lingkungan kampus.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026, itu dilaksanakan di lingkungan Universitas Samudra dan melibatkan pimpinan universitas, perwakilan Vokasi Universitas Indonesia, serta tim asesor sertifikasi profesional.
Pelatihan dan sertifikasi tersebut menjadi tindak lanjut kerja sama strategis antara Universitas Samudra dan Vokasi Universitas Indonesia dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di perguruan tinggi.
Rektor Universitas Samudra, Prof. Dr. Ir. Hamdani, M.T., diwakili Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Furqan Ishak Aksa, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Turut hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Humas Dr. Nasruddin, S.T., M.T.
Dari pihak Vokasi Universitas Indonesia hadir Dr. Istiadi, S.E., M.M., M.Si. dan Irhamus Salam Dio. Sementara tim asesor sertifikasi terdiri dari Eko Winarni, Nun Jamianto, dan Misto.
Dalam sambutannya, Dr. Furqan Ishak Aksa menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengembangan kerja sama yang telah dibangun bersama Universitas Indonesia, khususnya dalam penguatan kapasitas dan pengembangan SDM.
“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pengembangan kerja sama yang telah dibangun sebelumnya bersama Universitas Indonesia, khususnya dalam penguatan kapasitas dan pengembangan sumber daya manusia,” ujar Dr. Furqan.
Ia menjelaskan Universitas Samudra saat ini tengah fokus melakukan transformasi kelembagaan dan penataan struktur organisasi agar lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan institusi yang terus berkembang.
Menurutnya, penguatan kompetensi SDM menjadi langkah penting untuk mempercepat transformasi tersebut. Peserta pelatihan juga dipersiapkan sebagai calon manajer organisasi dan tenaga kependidikan muda yang akan mengisi posisi strategis di masa depan.
Dr. Furqan berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dan proses uji kompetensi secara serius agar mampu meningkatkan kualitas kinerja di unit kerja masing-masing.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi, kemampuan menyelesaikan masalah, serta kesiapan menghadapi perubahan di lingkungan kerja.
Sementara itu, pihak Vokasi Universitas Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut sebagai bagian dari sinergi antarperguruan tinggi dalam pengembangan kapasitas organisasi.
Materi pelatihan meliputi pengelolaan perubahan organisasi, inovasi kerja, identifikasi masalah institusi, hingga strategi penguatan efektivitas organisasi. Peserta diharapkan mampu menghasilkan solusi yang dapat diterapkan secara nyata di lingkungan kerja masing-masing.
Para asesor sertifikasi menegaskan proses asesmen dilakukan secara objektif dan menyeluruh sesuai standar kompetensi yang berlaku. Penilaian tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga kemampuan peserta dalam menerapkan kompetensi secara nyata melalui asesmen autentik.
Universitas Samudra berharap kegiatan pelatihan dan uji sertifikasi tersebut dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan SDM unggul, profesional, dan siap menghadapi tantangan perubahan organisasi di masa depan.











