Byklik.com | Meulaboh – Universitas Teuku Umar (UTU) kembali dipercaya Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai lembaga penyelenggara Program Pendidikan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan tahun 2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor Peng-3/BPDP/2026 yang ditandatangani Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Eddy Abdurrachman.
Dua program studi di Fakultas Pertanian UTU yang terpilih menjalankan program tersebut yakni Program Studi Agroteknologi dan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP).
Kepercayaan itu melanjutkan capaian tahun sebelumnya, di mana pada 2025 UTU juga menjadi satu-satunya perguruan tinggi akademik di Aceh yang dipercaya menyelenggarakan program serupa.
Rektor UTU Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si., mengatakan penunjukan kembali UTU menjadi bukti kualitas akademik kampus di sektor industri perkebunan diakui secara luas.
Menurutnya, program tersebut membuka peluang besar bagi putra-putri daerah, khususnya anak petani sawit, untuk menempuh pendidikan tinggi dengan dukungan pembiayaan penuh dari negara.
“Penetapan ini adalah tanggung jawab besar bagi kami untuk mencetak tenaga ahli yang kompeten di sektor perkebunan. Kami berharap para mahasiswa yang nantinya bergabung melalui jalur ini dapat menjadi motor penggerak industri sawit di Aceh dan nasional,” ujar Ishak Hasan, Rabu, 13 Mei 2026.
Program Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan merupakan inisiatif BPDP di bawah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Program itu bertujuan meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan industri sawit nasional melalui pemberian beasiswa penuh kepada masyarakat yang bergerak di sektor perkebunan.
Beasiswa tersebut mencakup biaya pendidikan, uang saku, hingga dukungan penelitian bagi mahasiswa penerima program.
Kehadiran program itu di UTU diharapkan mampu memperkecil kesenjangan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri perkebunan modern.
Dengan dukungan sistem pembelajaran dan fasilitas yang dimiliki, UTU menyatakan siap membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis dan manajerial sesuai perkembangan industri perkebunan saat ini.











