Nasional

Mensos Minta Seluruh Jajaran Kawal MPLS Sekolah Rakyat

Bambang Iskandar Martin
×

Mensos Minta Seluruh Jajaran Kawal MPLS Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul saat memimpin rapat koordinasi kesiapan MPLS Sekolah Rakyat di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026. (Foto: Dok. Kemensos)

Byklik.com | Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf meminta seluruh jajaran Kementerian Sosial (Kemensos) terlibat aktif dalam memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat yang dijadwalkan berlangsung pada 14–31 Juli 2026 berjalan lancar.

Arahan tersebut disampaikan Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul saat memimpin rapat koordinasi kesiapan MPLS Sekolah Rakyat di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Menurut Gus Ipul, keberhasilan penyelenggaraan MPLS bukan hanya menjadi tanggung jawab satu unit kerja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur di lingkungan Kemensos.

“Karena ini menjadi kepentingan seluruh Kementerian Sosial, bukan hanya tanggung jawab satu pihak saja. Jadi semua harus tahu, semua harus terlibat, semua harus ikut mendengarkan, dan semua harus berkontribusi,” ujar Gus Ipul.

Rapat koordinasi tersebut membahas empat aspek utama kesiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat. Aspek pertama meliputi kesiapan fisik, sarana dan prasarana, serta perlengkapan sekolah. Aspek kedua berkaitan dengan proses migrasi dan rekrutmen peserta didik. Aspek ketiga membahas kesiapan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Sementara aspek keempat berfokus pada persiapan pelaksanaan MPLS.

Baca Juga  Wapres Tinjau Sekolah Rakyat dan Pasar Ikan di Biak Numfor

Selain kepada jajaran di lingkungan Kemensos, Gus Ipul juga meminta kepala sentra ikut mengawal proses perpindahan peserta didik dari Sekolah Rakyat Rintisan ke Sekolah Rakyat Permanen. Ia mengingatkan agar seluruh fasilitas yang ditinggalkan di lokasi lama tetap dijaga dan dirawat.

“Jangan sampai kursi, bangku, dan perlengkapan lainnya masih ditinggalkan di sana menjadi rusak. Semua itu harus dirawat. Jangan sampai ada yang hilang,” katanya.

Setelah pelaksanaan MPLS pada 14–31 Juli 2026, Kemensos menjadwalkan masa matrikulasi berlangsung mulai 3 Agustus hingga 30 September 2026.

Selama MPLS, peserta didik akan mengikuti berbagai kegiatan, antara lain pengenalan lingkungan sekolah, pemeriksaan kesehatan, pengenalan tata tertib, pembentukan karakter, serta kegiatan pendukung lainnya.

Dalam rapat tersebut, Gus Ipul juga menyampaikan enam arahan untuk memperkuat kesiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Pertama, mengaktifkan kembali Sekretariat Bersama (Sekber) Sekolah Rakyat beserta satuan kerja terkait untuk memastikan kesiapan perpindahan dari Sekolah Rakyat Rintisan ke Sekolah Rakyat Permanen serta pelaksanaan MPLS sesuai target pada 14 Juli 2026.

Baca Juga  Kemensos dan Kementerian PKP Renovasi 10 Ribu Rumah Siswa Sekolah Rakyat

Kedua, melaksanakan simulasi menyeluruh terhadap proses perpindahan dengan melakukan uji coba terlebih dahulu di salah satu lokasi Sekolah Rakyat Permanen sebelum diterapkan di seluruh sekolah.

Ketiga, mempercepat distribusi perlengkapan sekolah dan pengadaan kebutuhan peserta didik baru, sekaligus memastikan proses pengadaan berjalan tepat waktu dan sesuai ketentuan.

Keempat, meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum terkait alih pengetahuan dalam pengelolaan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat Permanen, termasuk pengelolaan listrik, air bersih, keamanan gedung, dan fasilitas pendukung lainnya.

Kelima, mengaktifkan kembali Gugus Tugas Pengendalian untuk mengidentifikasi berbagai kendala menjelang pelaksanaan MPLS, menyusun langkah mitigasi risiko, serta memastikan setiap lokasi Sekolah Rakyat memiliki penanggung jawab yang memantau kesiapan.

Keenam, memetakan kebutuhan anggaran tambahan apabila diperlukan guna mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Menutup arahannya, Gus Ipul meminta seluruh jajaran tidak hanya melakukan pengawasan dari balik meja, tetapi turut terlibat langsung dalam memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana.

“Saya berharap turun tangan semua ini. Turun tangan, bukan tangan turun ya. Turun tangan,” tegasnya.***