Berita Utama

Polri Kirim 4.000 Liter X-Fire Tangani Karhutla Sumsel

Bambang Iskandar Martin
×

Polri Kirim 4.000 Liter X-Fire Tangani Karhutla Sumsel

Sebarkan artikel ini
Formula X-Fire untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan lahan gambut di Sumatera Selatan. (Foto: Dok. Humas Polri)

Byklik.com | Jakarta – Polri mengirimkan 4.000 liter formula pemadam X-Fire ke Sumatera Selatan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan lahan gambut.

Dukungan tersebut diberangkatkan melalui Staf Logistik (Slog) Polri pada Minggu, 6 September 2026. Sebanyak 200 jeriken, masing-masing berkapasitas 20 liter, diangkut menggunakan dua truk dari Gudang Slog Polri menuju Polda Sumatera Selatan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengiriman formula X-Fire merupakan bagian dari penguatan dukungan operasional kepada jajaran kepolisian di wilayah yang menangani karhutla.

“Polri terus memperkuat dukungan terhadap jajaran di wilayah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya dengan mengirimkan dukungan formula pemadam X-Fire yang akan digunakan untuk membantu penanganan karhutla, terutama pada karakteristik lahan gambut yang membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Dua Truk Bawa 4.000 Liter X-Fire

Trunoyudo menjelaskan, 4.000 liter formula X-Fire tersebut dikemas dalam 200 jeriken. Setiap truk membawa 100 jeriken dengan total muatan 2.000 liter.

Baca Juga  Brimob dan Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Lhokseumawe

Menurut dia, dukungan tersebut diharapkan memperkuat kesiapan personel dalam melakukan pemadaman dan pengendalian karhutla agar api dapat segera ditangani serta tidak meluas.

“Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan personel di lapangan dalam melakukan pemadaman dan pengendalian karhutla, sehingga api tidak semakin meluas dan dapat segera ditangani,” katanya.

Trunoyudo menyebut formula X-Fire sebelumnya telah digunakan dalam penanganan karhutla di Sumatera Selatan. Dalam penggunaannya, formula tersebut dicampurkan dengan air dengan perbandingan 200 liter formula dan 800 liter air untuk menghasilkan 1.000 liter campuran.

Penggunaan formula itu ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan air dalam proses pemadaman, terutama di wilayah dengan medan yang sulit dijangkau.

Penanganan Gambut Gunakan Teknik Spiral

Selain penggunaan formula pemadam, penanganan karhutla di kawasan lahan gambut juga dilakukan dengan teknik penyiraman spiral.

Metode tersebut dilakukan dari bagian luar area yang terbakar secara bertahap menuju titik api utama. Teknik ini digunakan untuk membantu menghambat rambatan api sekaligus mempercepat proses pendinginan.

Baca Juga  PSGA Kecam Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Trunoyudo menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kesiapan personel, dukungan peralatan, metode pemadaman yang sesuai, serta kecepatan dalam merespons setiap titik api.

“Penanganan karhutla membutuhkan sinergi antara kesiapan personel, dukungan peralatan, metode pemadaman yang tepat, serta kecepatan dalam merespons setiap titik api. Polri memastikan dukungan tersebut terus diperkuat agar penanganan di lapangan dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Polri Perkuat Pencegahan Karhutla

Polri menyatakan penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pemadaman, tetapi juga dengan memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan deteksi dini.

Langkah tersebut juga mencakup penegakan hukum terhadap pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Upaya penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, deteksi dini, pemadaman hingga penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla,” pungkasnya.***