Berita UtamaHeadline

Giliran Lima SPPG di Abdya Hentikan Operasional Sementara

Raudhatul
×

Giliran Lima SPPG di Abdya Hentikan Operasional Sementara

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). (Ist)

Byklik.com | Blangpidie – Sebanyak lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana bantuan operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Koordinator SPPG Wilayah Aceh Barat Daya, Raissa Ardilla, mengatakan saat ini terdapat 19 SPPG yang beroperasi di wilayah tersebut. Namun, lima di antaranya terpaksa menghentikan layanan karena dana operasional pada rekening virtual account (VA) sudah tidak mencukupi.

“Untuk saat ini dari jumlah 19 SPPG, lima di antaranya tidak dapat beroperasional hingga menunggu proses administrasi pencairan dana Banper kembali dari BGN untuk SPPG tersebut,” kata Raissa, Selasa, 9 Juni 2026.

Baca Juga  Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Revita, Akhiri Kekosongan 25 Tahun

Menurut Raissa, pengelola SPPG yang terdampak telah melaporkan kondisi tersebut kepada tim keuangan BGN. Saat ini proses administrasi pencairan dana masih berlangsung dan sebagian dana bantuan sudah mulai disalurkan sejak pekan lalu.

“Semua sedang proses dan pencairan sudah mulai masuk mulai Jumat kemarin hingga Senin kemarin. Mudah-mudahan minggu ini dana masuk kembali sehingga SPPG dapat beroperasional seperti biasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh pengelola SPPG yang terdampak untuk menyampaikan informasi penghentian sementara layanan kepada pihak sekolah maupun posyandu agar penerima manfaat mengetahui kondisi tersebut.

Langkah itu dilakukan guna menghindari kebingungan di kalangan siswa, orang tua, maupun masyarakat yang selama ini menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga  Ratusan Siswa Keracunan MBG, Pakar UGM Soroti Keamanan Menu

Adapun lima SPPG yang saat ini tidak beroperasi yakni SPPG Pantai Perak, SPPG Geulumpang Payong, SPPG Keude Paya II, SPPG Keude Paya I, dan SPPG Lhueng Baro.

Meski demikian, Raissa optimistis seluruh SPPG yang terdampak dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat setelah proses administrasi dan pencairan dana bantuan operasional dari BGN selesai dilakukan.

“Kami berharap proses pencairan dapat segera rampung sehingga seluruh layanan Program Makan Bergizi Gratis di Aceh Barat Daya kembali berjalan normal dan penerima manfaat dapat kembali mendapatkan layanan seperti biasa,” pungkasnya.