Byklik.com | Meulaboh – Sebanyak 1.104 mahasiswa baru Universitas Teuku Umar (UTU) resmi menempuh pendidikan perguruan tinggi tanpa beban biaya setelah menerima beasiswa penuh untuk tahun akademik 2026.
Beasiswa tersebut terdiri atas 1.085 penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan 19 mahasiswa penerima program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).
Penyerahan kartu beasiswa secara simbolis berlangsung di tengah riuh tepuk tangan ribuan peserta Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Auditorium UTU, Meulaboh, Selasa, 11 Agustus 2026.
Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd., menyerahkan langsung kartu beasiswa kepada perwakilan mahasiswa didampingi jajaran wakil rektor dan Ketua Senat UTU.
Sejumlah mahasiswa penerima beasiswa tampak terharu ketika menerima kartu kepesertaan di atas panggung. Program tersebut membebaskan penerima dari biaya kuliah sekaligus memberikan tunjangan biaya hidup setiap bulan selama masa studi.
Di hadapan mahasiswa baru, Prof. Nyak Amir menegaskan beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi kesempatan yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan masa depan penerima dan keluarganya.
“Beasiswa ini adalah kesempatan dan amanah. Gunakan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh, meraih prestasi, mengembangkan potensi, dan membanggakan orang tua serta almamater,” kata Prof. Nyak Amir.
Penerima KIP Kuliah tahun ini diseleksi dari calon mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi, tetapi memiliki potensi akademik yang memadai.
Sementara itu, 19 penerima beasiswa ADik berasal dari wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta daerah Papua dan sekitarnya. Mereka kini menempuh pendidikan di UTU yang berada di kawasan Barat Selatan Aceh.
Selain pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), mahasiswa penerima beasiswa juga memperoleh akses terhadap berbagai program pengembangan diri yang disediakan kampus.
Program tersebut meliputi inkubasi kewirausahaan, organisasi kemahasiswaan, hingga pelatihan kompetensi profesional yang diharapkan mampu membekali mahasiswa menghadapi dunia kerja.
Melalui program beasiswa tersebut, UTU berupaya memastikan keterbatasan finansial tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan tinggi.
Kesempatan itu diharapkan dapat membuka jalan bagi mahasiswa penerima untuk meraih gelar sarjana, meningkatkan kapasitas diri, serta turut mendongkrak kesejahteraan keluarga mereka.











