Ekonomi & Bisnis

Pertamina Tambah Produksi Gas 20 MMSCFD dari Blok Mahakam

Bambang Iskandar Martin
×

Pertamina Tambah Produksi Gas 20 MMSCFD dari Blok Mahakam

Sebarkan artikel ini
PT Pertamina (Persero) tambah produksi gas 20 MMSCFD dari Blok Mahakam. (Ist)

Byklik.com | Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global dengan meningkatkan produksi minyak dan gas (migas) domestik.

Upaya tersebut diwujudkan melalui tambahan produksi gas sebesar 20 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dari Proyek Sisi Nubi Area of Interest 1-3-5 (SNB AOI 1-3-5) di Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan peningkatan produksi di Blok Mahakam menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah ketidakpastian global, termasuk dampak konflik di kawasan Timur Tengah terhadap rantai pasok energi.

“Pertamina secara konsisten mendorong peningkatan produksi migas domestik sebagai fondasi utama ketahanan energi nasional, sekaligus mendukung kemandirian energi,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 16 April 2026.

Baca Juga  Prabowo Buka Kilang Rp123 Triliun, Kapasitas Minyak Melonjak Tajam

Tambahan produksi tersebut berasal dari keberhasilan Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dalam mengoperasikan Platform WPN-7 di lapangan lepas pantai Sisi Nubi.

Pada tahap awal, sumur NB-701 menghasilkan 9,8 MMSCFD sejak 25 Maret 2026, disusul sumur NB-702 sebesar 12,5 MMSCFD pada 26 Maret 2026.

Capaian tersebut menjadikan WPN-7 sebagai platform ketiga yang telah berproduksi dari total enam platform yang direncanakan dalam proyek SNB AOI 1-3-5. Produksi dari kedua sumur akan terus dioptimalkan melalui proses pemantauan dan stabilisasi guna mencapai target produksi awal sebesar 20 MMSCFD secara berkelanjutan.

Baca Juga  Gubernur Mualem Lantik Dewan Ekonomi Aceh, Begini Fungsinya

Sebelumnya, Pertamina telah mengoperasikan Platform WPS-4 pada 4 Desember 2025 dan WPS-5 pada 23 Februari 2026. Rangkaian capaian ini menunjukkan progres pengembangan lapangan yang konsisten dan terintegrasi.

Baron menegaskan, di tengah tekanan global, Pertamina tetap fokus menjalankan perannya sebagai penggerak utama ketahanan energi nasional.

“Kami akan terus memperkuat kapasitas produksi dalam negeri untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat,” katanya.

Selain meningkatkan produksi, Pertamina juga berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasinya.***