Nasional

Pertamina Perkuat Distribusi LPG Lewat Jalur Laut

Bambang Iskandar Martin
×

Pertamina Perkuat Distribusi LPG Lewat Jalur Laut

Sebarkan artikel ini
Pertamina perkuat distribusi LPG lewat jalur laut. (Ist)

Byklik.com | Jakarta – Di tengah meningkatnya kebutuhan LPG di berbagai daerah, distribusi energi melalui jalur laut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran pasokan kepada masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses darat.

Salah satu armada yang berperan dalam rantai distribusi tersebut adalah MT Gas Attaka, kapal LPG milik PT Pertamina Patra Niaga yang melayani rute distribusi ke wilayah Kalimantan dan Sulawesi, termasuk Amurang dan Donggala. Kapal ini memiliki kapasitas angkut sekitar 1.700 metrik ton (MT) dalam setiap perjalanan.

Dalam operasionalnya, MT Gas Attaka rutin melakukan pelayaran selama beberapa hari untuk mengangkut LPG ke berbagai daerah tujuan. Kapal tersebut dioperasikan oleh awak yang bekerja secara bergantian selama 24 jam guna memastikan proses distribusi berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.

Wilayah tujuan distribusi memiliki kondisi geografis yang tidak selalu dapat dijangkau melalui jalur darat, sehingga pasokan energi sangat bergantung pada konektivitas transportasi laut. Dalam kondisi ini, kapal menjadi penghubung utama antara titik suplai dan terminal distribusi di daerah tujuan.

Baca Juga  Pertamina Gunakan Digital Hub Awasi Distribusi Energi Nasional

Setiap perjalanan kapal menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat di wilayah dengan akses terbatas. Pengaturan rute dan jadwal pelayaran dilakukan secara dinamis, menyesuaikan kebutuhan di lapangan agar distribusi dapat berjalan lebih efektif.

Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, mengatakan pengelolaan distribusi LPG dilakukan secara fleksibel sesuai kebutuhan di berbagai wilayah.

“Pergerakan kapal LPG terus kami atur menyesuaikan kebutuhan di berbagai wilayah. Armada seperti MT Gas Attaka menjadi bagian dari sistem distribusi yang menghubungkan titik suplai hingga ke terminal distribusi, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses,” ujar Arif, Jumat, Jumat, 10 April 2026.

Baca Juga  Pertamina Percepat EBT untuk Kemandirian Energi Nasional

Ia menambahkan, distribusi energi merupakan sistem yang saling terhubung, sehingga keseimbangan antara pasokan dan konsumsi menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran penyaluran.

Sejalan dengan hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk menggunakan LPG secara bijak dan sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan lebih merata dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Seluruh operasional kapal LPG dijalankan dengan standar Health, Safety, Security & Environment (HSSE) yang ketat guna memastikan keselamatan pelayaran sekaligus menjaga keandalan distribusi energi. Dukungan distribusi ini diperkuat oleh armada milik dan kapal sewaan, yang terdiri atas sembilan kapal LPG milik serta lebih dari 30 kapal charter yang beroperasi di berbagai wilayah.

Melalui pengoperasian armada secara berkelanjutan, PT Pertamina Patra Niaga terus berupaya mendukung pemerataan distribusi LPG ke berbagai wilayah dengan kondisi geografis yang beragam di Indonesia.***