Berita Utama

Lima Prodi Fikes UIN Jakarta Raih Akreditasi Internasional ASIIN

Bambang Iskandar Martin
×

Lima Prodi Fikes UIN Jakarta Raih Akreditasi Internasional ASIIN

Sebarkan artikel ini
Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Foto: Pusinfo dan Humas UIN)

Byklik.com | Jakarta – Lima program studi (prodi) Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta meraih akreditasi internasional dari lembaga asal Jerman, Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN), dengan status unconditional atau tanpa syarat. Akreditasi tersebut berlaku selama lima tahun hingga 2030.

Lima prodi yang memperoleh status tersebut meliputi S1 Farmasi (unggul sejak 2025), S1 Kesehatan Masyarakat (unggul sejak 2023), S1 Ilmu Keperawatan (unggul sejak 2024), Profesi Ners (unggul sejak 2025), dan Profesi Apoteker (unggul sejak 2024). Capaian ini dinilai membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni untuk bersaing di tingkat internasional.

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta, Prof. Ahmad Tholabi Kharlie, mengatakan pengakuan tersebut memperkuat daya saing lulusan, terutama dalam menghadapi mobilitas global tenaga kesehatan yang semakin terbuka.

Baca Juga  Musrenbang Aceh Besar Tegas Tolak Program Siluman

 

“Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. Lima prodi di Fikes berhasil meraih akreditasi internasional ASIIN penuh selama lima tahun hingga 2030,” ujarnya di Ciputat, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama RI, Sabtu, 25 April 2026.

Menurut dia, akreditasi internasional memberikan sejumlah keuntungan strategis bagi lulusan, antara lain kemudahan melanjutkan studi ke luar negeri, peluang transfer kredit antarnegara, serta pengakuan kompetensi yang lebih luas di pasar kerja global.

Dekan Fikes UIN Jakarta, Prof. Zilhadia, menegaskan bahwa status unconditional menunjukkan kualitas pendidikan yang telah memenuhi standar internasional secara menyeluruh tanpa catatan perbaikan.

“Status ini menandakan bahwa kualitas program studi kami diakui secara langsung tanpa catatan perbaikan. Hal ini menjadi pijakan penting untuk terus memperluas jejaring internasional,” katanya.

Baca Juga  Wakil Rektor UIN Bongkar Bahaya Lulusan Pintar Tanpa Etika

ASIIN merupakan lembaga akreditasi internasional independen yang berfokus pada bidang sains, teknologi, dan kesehatan. Pengakuan dari lembaga ini menjadi salah satu rujukan penting dalam menjamin mutu pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan global.

Selain meningkatkan peluang lulusan, capaian ini juga dinilai berkontribusi pada penguatan posisi Indonesia dalam peta pendidikan tinggi kesehatan dunia. Penerapan standar global diharapkan mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui lulusan yang kompeten dan adaptif.

Ke depan, Fikes UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berencana terus mengembangkan program akademik, termasuk melalui program pascasarjana, yakni Magister Farmasi dan Magister Kesehatan Masyarakat, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan kesehatan yang unggul dan berdaya saing global.***