Byklik.com | Banda Aceh – Jumlah jemaah haji asal Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci selama pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi bertambah menjadi lima orang. Terakhir, seorang jemaah asal Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam Kloter BTJ 05 dilaporkan wafat di Makkah, Arab Saudi.
Jemaah tersebut bernama Sulasry Abdul Gani (74). Almarhumah meninggal dunia pada Minggu, 31 Mei 2026, pukul 04.45 Waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar pukul 08.45 WIB.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal, menyampaikan duka cita atas wafatnya jemaah haji asal Aceh yang meninggal saat menunaikan ibadah haji.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya jemaah haji Embarkasi Aceh. Semoga segala amal mereka diterima Allah SWT, diampunkan segala dosanya, serta memperoleh haji yang mabrur. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” kata Arijal.
Berdasarkan data Kementerian Agama Aceh hingga 31 Mei 2026, sebagian besar jemaah yang meninggal dunia mengalami gangguan jantung, termasuk serangan jantung dan syok kardiogenik (cardiogenic shock).
Sulasry Abdul Gani dilaporkan meninggal dunia di kamar Hotel Burj Alwahda Almutamayiz, Makkah, akibat syok kardiogenik berat.
Sebelumnya, dua jemaah Aceh meninggal dunia di Arafah pada 26 Mei 2026 saat rangkaian puncak ibadah haji berlangsung. Mereka adalah Maimunah Yusuf Ali (72), jemaah Kloter 13 asal Aceh Tamiang yang wafat akibat kegagalan jantung akut, serta Nurwaida Muhammad Yusuf (76), jemaah Kloter 8 asal Bireuen yang meninggal akibat syok kardiogenik.
Dua jemaah lainnya yang lebih dahulu wafat yakni Siti Salmuah (83), jemaah asal Pidie Jaya dari Kloter 13 yang meninggal pada 28 Mei 2026 di Rumah Sakit Mina Al Wadi akibat gagal jantung. Sementara Aminah Ahmad (76), yang juga berasal dari Pidie Jaya dan tergabung dalam Kloter 13, meninggal dunia pada 30 Mei 2026 di Sheefa Hospital karena komplikasi jantung.
Dari lima jemaah yang wafat, usia termuda tercatat 72 tahun dan tertua 83 tahun. Dua di antaranya meninggal dunia di Arafah saat berlangsungnya puncak pelaksanaan ibadah haji.
PPIH Embarkasi Aceh berharap seluruh jemaah haji yang masih menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran hingga kembali ke Tanah Air.











