Byklik.com | Jantho – Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan meninjau Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh di Kabupaten Aceh Besar, Rabu, 15 Juli 2026, guna memastikan kesiapan penyelenggaraan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026.
Peninjauan tersebut difokuskan pada kesiapan sarana dan prasarana, sistem pembelajaran berbasis digital, serta berbagai fasilitas pendukung yang akan digunakan para calon siswa selama mengikuti pendidikan.
Kegiatan itu merupakan bagian dari komitmen Polda Aceh untuk memastikan seluruh tahapan pendidikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Dengan persiapan yang optimal, pendidikan diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Setibanya di SPN Polda Aceh, Kapolda disambut Kepala SPN Polda Aceh Kombes Pol. Henki Ismanto. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Iskandar ZA, beserta para pejabat utama Polda Aceh.
Dalam peninjauan itu, Kapolda memeriksa secara langsung berbagai fasilitas utama yang akan digunakan peserta didik, seperti barak, ruang kelas, ruang makan, serta sarana penunjang lainnya. Seluruh fasilitas tersebut telah dipersiapkan untuk mendukung proses pendidikan sekitar 120 calon siswa Bintara Polri.
Selain mengecek kesiapan infrastruktur, Kapolda juga meninjau implementasi Learning Management System (LMS) sebagai media pembelajaran berbasis digital. Paparan mengenai sistem tersebut disampaikan oleh Kakorsis SPN Polda Aceh Kompol Muara Uli Saut Hamonangan.
Melalui LMS, proses belajar mengajar dapat dilakukan secara terintegrasi menggunakan perangkat komputer maupun telepon genggam. Sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran sekaligus mendukung proses pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Kapolda turut memeriksa sejumlah perangkat pendukung pendidikan, termasuk alat pemantau suhu dan kelembapan ruangan untuk memastikan lingkungan belajar tetap nyaman dan kondusif bagi para peserta didik.
Perhatian terhadap aspek kesehatan dan kesejahteraan calon siswa juga menjadi bagian dari peninjauan. Kapolda meninjau instalasi Reverse Osmosis (RO) yang menjadi sumber penyediaan air minum di lingkungan SPN Polda Aceh. Bahkan, ia mencoba langsung air hasil penyaringan tersebut guna memastikan kualitasnya layak dikonsumsi dan memenuhi standar kesehatan.
Di Aula Gedung Utama SPN Polda Aceh, Kapolda menerima paparan dari jajaran SPN mengenai kesiapan penyelenggaraan pendidikan, mulai dari kurikulum, tenaga pendidik, sistem pembelajaran, hingga kesiapan fasilitas pendukung.
Dalam arahannya, Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, integritas, disiplin, dan profesionalisme setiap anggota Polri.
“Pendidikan harus mampu melahirkan personel Polri yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga berkarakter, berintegritas, humanis, serta mampu menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, mengatakan peninjauan tersebut merupakan bentuk komitmen Kapolda Aceh untuk memastikan seluruh tahapan pendidikan di SPN Polda Aceh berjalan optimal sejak awal.
Menurut Joko, Kapolda ingin memastikan seluruh aspek telah dipersiapkan secara maksimal, mulai dari sarana dan prasarana, sistem pembelajaran berbasis teknologi, hingga pemenuhan kebutuhan dasar para peserta didik.
“Dengan kesiapan yang matang, proses pendidikan di SPN Polda Aceh diharapkan mampu menghasilkan personel Polri yang Presisi, profesional, berintegritas, serta siap memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Joko.
Ia menambahkan, kesiapan SPN Polda Aceh menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung transformasi Polri yang Presisi melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.***











