Berita Utama

Korban Tewas Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Empat

Raudhatul
×

Korban Tewas Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Empat

Sebarkan artikel ini
Mujibur Rahman, korban insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2, meninggal dunia pada Senin, 6 Juli 2026 pukul 12.38 WIB, di ruang Intensive Care Unit (ICU). (Foto: IG @poltekpelaceh)

Byklik.com | Banda Aceh – Jumlah korban meninggal dunia akibat insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2 bertambah menjadi empat orang. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh mengonfirmasi salah seorang korban yang sebelumnya menjalani perawatan intensif, Mujibur Rahman, meninggal dunia di rumah sakit pada Senin, 6 Juli 2026.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, mengatakan Mujibur Rahman mengembuskan napas terakhir pada pukul 12.38 WIB di ruang Intensive Care Unit (ICU). Korban merupakan warga Sigli yang mengalami luka akibat ledakan KMP Aceh Hebat 2.

Baca Juga  Luka Bakar Serius, Enam Korban KMP Dioperasi

Dengan meninggalnya Mujibur Rahman, jumlah korban jiwa dalam insiden tersebut bertambah menjadi empat orang.

“Atas nama seluruh jajaran manajemen dan insan ASDP, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum,” kata Andri.

Ia mengatakan, sejak peristiwa itu terjadi, ASDP terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara optimal.

Selain memberikan pendampingan selama proses perawatan, ASDP juga membantu keluarga korban dalam proses pemulangan jenazah hingga pelaksanaan pemakaman.

“Duka yang dirasakan keluarga juga menjadi duka bagi kami,” ujarnya.

Andri menambahkan, ASDP berkomitmen mendukung sepenuhnya proses penyelidikan yang dilakukan aparat berwenang untuk mengungkap penyebab pasti ledakan KMP Aceh Hebat 2.

Baca Juga  Sepekan Dirawat, Korban Ledakan KMP Aceh Hebat-2 Meninggal Dunia

Menurutnya, hasil investigasi akan menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan dalam memperkuat sistem keselamatan serta meningkatkan standar operasional layanan penyeberangan.

ASDP juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan aspek keselamatan dalam penyelenggaraan transportasi penyeberangan. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah terulangnya insiden serupa sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jasa penyeberangan.

Perusahaan menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga proses penanganan korban dan penyelidikan insiden selesai dilakukan.[]