Berita Utama

Karhutla Masih Dominasi Bencana, Aceh Tengah Ikut Terdampak

Avatar
×

Karhutla Masih Dominasi Bencana, Aceh Tengah Ikut Terdampak

Sebarkan artikel ini
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar lahan di Desa Kertorejo, Kecamatan Ngono, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Selasa, 14 Juli 2026. [Foto: BPBD Jombang]

Byklik.com | Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai daerah pada periode Selasa, 14 Juli 2026, pukul 07.00 WIB hingga Rabu, 15 Juli 2026, pukul 07.00 WIB. Bencana hidrometeorologi, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia.

Informasi yang dirilis di situs resmi BNPB, Rabu, 15 Juli 2026 menyebutkan karhutla terjadi di Jawa Timur, Aceh, dan Kalimantan Selatan. Di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kebakaran pada Selasa menghanguskan sekitar empat hektare lahan tebu di Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro. Api berhasil dipadamkan pada hari yang sama oleh tim gabungan yang dipimpin BPBD setempat.

Di Kalimantan Selatan, karhutla terjadi di Kota Banjarbaru yang melanda Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, serta Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin. Kebakaran menghanguskan sekitar 12,6 hektare lahan semak belukar yang diduga dipicu cuaca panas dan kering.

Baca Juga  BNPB Percepat 711 Huntara untuk Warga Korban Banjir Aceh Utara

BPBD Kota Banjarbaru berhasil memadamkan api di Kelurahan Cempaka, sedangkan upaya pemadaman di Landasan Ulin Timur masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.

Karhutla juga terjadi di Kelurahan Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Kebakaran menghanguskan sekitar 10 hektare lahan, sementara penyebabnya masih dalam penyelidikan. Api berhasil dipadamkan pada hari yang sama.

Sementara itu, di Provinsi Aceh, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Gayo Murni, Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 17.15 WIB.

BNPB mencatat sekitar satu hektare lahan terdampak dalam peristiwa tersebut. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun api telah berhasil dipadamkan pada Selasa petang.

Baca Juga  Pemko Lhokseumawe Salurkan Bantuan Seragam untuk Siswa SMPN 6

Selain karhutla, BNPB juga melaporkan kejadian cuaca ekstrem di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang, merusak fasilitas umum, dan mengakibatkan satu warga meninggal dunia.

BPBD Kabupaten Subang telah mengevakuasi korban serta melakukan pembersihan pohon dan ranting yang menghalangi akses di lokasi kejadian.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih dinamis. Upaya pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan dinilai menjadi kunci dalam meminimalkan risiko bencana serta mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat.