Byklik.com | Banda Aceh – Jumlah jemaah haji asal Aceh yang wafat di Tanah Suci kembali bertambah. Hingga Senin, 15 Juni 2026, sebanyak 10 jemaah Aceh dilaporkan meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Selain itu, 11 jemaah lainnya masih menjalani perawatan medis.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal, mengatakan penambahan jumlah jemaah wafat tersebut setelah diterimanya laporan meninggalnya seorang jemaah asal Kota Langsa.
“Jumlah jemaah yang meninggal dunia kembali bertambah satu orang, sehingga total jemaah Aceh yang wafat hingga saat ini mencapai 10 orang,” ujar Arijal, Selasa, 16 Juni 2026.
Jemaah yang terakhir dilaporkan meninggal dunia adalah Razali Muhammad Ben, warga Gampong Tengoh, Kota Langsa. Ia mengembuskan napas terakhir pada 15 Juni 2026 di Al Haram Hospital akibat sindrom koroner akut dan penyakit jantung iskemik kronis.
Sebelumnya, Muhammad Yusuf asal Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia pada 14 Juni 2026 di Madinah akibat hypovolaemic shock dan dimakamkan di pemakaman Baqi.
Pada 5 Juni 2026, Nurdin Ali, jemaah asal Kabupaten Pidie, wafat di Makkah akibat cardiogenic shock dan pneumonia. Sementara Mahdi Muhammad Sufi dari Kabupaten Aceh Besar meninggal dunia pada 3 Juni 2026 di King Abdul Aziz Hospital karena penyakit ginjal kronis.
Dua jemaah lainnya meninggal dunia pada 31 Mei 2026, yakni Ibrahim bin Abdul Kadir Nuh asal Kabupaten Pidie dan Sulasry Abdul Gani dari Kabupaten Bireuen. Keduanya dilaporkan meninggal akibat gangguan jantung yang disertai komplikasi kesehatan lainnya.
Sebelum itu, Aminah Ahmad (76), jemaah asal Kabupaten Pidie Jaya, meninggal dunia pada 30 Mei 2026 akibat gangguan pernapasan yang disertai gejala serangan jantung. Sehari sebelumnya, Siti Salmijah (83), yang juga berasal dari Pidie Jaya, wafat akibat gagal jantung kongestif.
Sementara dua jemaah Aceh lainnya yang meninggal dunia di Arafah pada 26 Mei 2026 adalah Maimunah Yusuf Ali (72) asal Aceh Tamiang dan Nurwaida Muhammad Yusuf (76) asal Kabupaten Bireuen. Keduanya meninggal akibat komplikasi penyakit jantung.
Arijal menyampaikan bahwa PPIH Aceh terus memantau kondisi seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi. Saat ini, sebanyak 11 jemaah Aceh masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
“PPIH Aceh terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan dan otoritas Arab Saudi untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi seluruh jemaah berjalan optimal hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai,” katanya.
Ia juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan, mengatur aktivitas dengan baik, serta mematuhi anjuran petugas kesehatan mengingat cuaca di Arab Saudi yang masih cukup ekstrem.
Bertambahnya jumlah jemaah yang wafat menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi kesehatan selama menunaikan ibadah haji, terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit penyerta, agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan aman dan lancar.











