Byklik.com | Banda Aceh – Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Banda Aceh dan Aceh Besar memeriahkan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah yang berlangsung di sejumlah ruas jalan Kota Banda Aceh, Selasa, 16 Juni 2026.
Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam tersebut tidak hanya menjadi sarana syiar keagamaan, tetapi juga wadah bagi para pelajar untuk menampilkan kreativitas bernuansa Islami.
Pawai yang diinisiasi Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh itu dipusatkan di Lapangan Blang Padang dan Masjid Raya Baiturrahman. Berbagai atraksi dan kreasi peserta ditampilkan sepanjang kegiatan, yang turut dimeriahkan dengan hadiah dan uang pembinaan bernilai puluhan juta rupiah.
Pelaksana Tugas Kepala DSI Aceh, Marzuki, mengatakan sebanyak 41 kelompok dari jenjang PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA ikut ambil bagian dalam pawai tersebut.
“Setiap kelompok menampilkan konsep dan formasi yang menggambarkan semangat hijrah Rasulullah SAW. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus memperkuat syiar Islam di kalangan generasi muda,” ujar Marzuki.
Menurutnya, peringatan 1 Muharram tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun dalam kalender Islam, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat syiar Islam dapat terus tumbuh di kalangan pelajar maupun masyarakat luas,” katanya.
Untuk menghindari kepadatan lalu lintas, panitia membedakan rute pawai berdasarkan kelompok usia peserta. Peserta tingkat PAUD dan TK menempuh jalur yang lebih pendek dari Lapangan Blang Padang menuju Museum Aceh.
Sementara itu, peserta tingkat SD hingga SMA melintasi sejumlah ruas utama Kota Banda Aceh, seperti Simpang Jam, Simpang Lima, dan kawasan Peunayong sebelum berakhir di Masjid Raya Baiturrahman.
Ketua Pengelola Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Muhammad Balia, mengatakan tingginya minat peserta mengikuti kegiatan tersebut turut didukung oleh apresiasi yang diberikan panitia.
“Kami menyediakan total hadiah sebesar Rp40 juta bagi para pemenang dan uang pembinaan senilai Rp25 juta yang akan dibagikan kepada seluruh peserta. Ini menjadi bentuk dukungan agar semangat syiar Islam terus berkembang di kalangan pelajar,” ujarnya.
Balia menilai antusiasme masyarakat yang memadati sepanjang jalur pawai menunjukkan bahwa tradisi syiar Islam masih memiliki tempat yang kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh.
Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiah, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda sejak dini.
Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kecintaan terhadap ajaran Islam, serta menghidupkan syiar keagamaan di Tanah Rencong.











