Headline

Dua Pelajar Aceh Timur Wakili Aceh di O2SN Nasional

Bambang Iskandar Martin
×

Dua Pelajar Aceh Timur Wakili Aceh di O2SN Nasional

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, memberikan dukungan dan motivasi serta uang pembinaan dan piagam penghargaan kepada dua pelajar yang akan mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional yang akan berlangsung di Jakarta, 17–23 Agustus 2026, Jumat, 14 Agustus 2026. (Foto: Prokopim Aceh Timur)

Byklik.com | Idi Rayeuk – Dua pelajar sekolah dasar (SD) asal Kabupaten Aceh Timur terpilih mewakili Provinsi Aceh pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional yang akan berlangsung di Jakarta, 17–23 Agustus 2026.

Kedua pelajar tersebut adalah Muhammad Al Hafiz, atlet atletik putra dari SD Negeri 3 Darul Aman, dan Tasqia Zahira, siswi SD Negeri 3 Grong-Grong, Kecamatan Pante Bidari. Keduanya akan bersaing dengan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Menjelang keberangkatan, kedua pelajar tersebut mendapat dukungan dan motivasi dari Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky. Dalam kesempatan itu, bupati menyerahkan uang pembinaan dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah atas prestasi keduanya.

Al-Farlaky mengapresiasi capaian Muhammad Al Hafiz dan Tasqia Zahira yang berhasil melewati tahapan kompetisi hingga dipercaya menjadi wakil Aceh di tingkat nasional. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada guru, kepala sekolah, dan pendamping yang telah terlibat dalam proses pembinaan.

“Terima kasih kepada dewan guru dan para pendamping yang telah membina anak-anak berprestasi ini. Keberhasilan mereka hingga menjadi wakil Aceh di tingkat nasional tentu tidak terlepas dari kerja keras dan kesabaran para guru,” ujar Al-Farlaky, Jumat, 14 Agustus 2026.

Ia meminta proses persiapan kedua pelajar tersebut tetap dilakukan secara serius hingga pelaksanaan pertandingan. Menurutnya, persaingan pada tingkat nasional akan lebih kompetitif karena peserta berasal dari berbagai daerah dengan program pembinaan olahraga pelajar.

Baca Juga  Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Beras Tak Sesuai Mutu

“Saya berharap selama jeda menuju nasional, latihan mereka tetap dikawal setiap hari. Event nasional tentu sangat berbeda. Anak-anak dari Pulau Jawa maupun dari wilayah Indonesia Timur seperti Ambon dan Papua memiliki persiapan yang sangat baik. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak kita datang dengan kesiapan terbaik,” katanya.

Al-Farlaky mengatakan keikutsertaan kedua pelajar tersebut menjadi kesempatan untuk membawa nama sekolah, Kabupaten Aceh Timur, dan Provinsi Aceh dalam kompetisi olahraga pelajar tingkat nasional.

Ia juga menyatakan pemerintah daerah akan memberikan perhatian terhadap sekolah dan tenaga pendidik apabila kedua pelajar tersebut mampu meraih prestasi pada O2SN tingkat nasional.

“Kalau mereka berhasil meraih prestasi di tingkat nasional, sekolahnya juga akan menjadi perhatian khusus. Kepala sekolah, sekolah, dan gurunya akan menjadi perhatian serius kami. Reward tentunya akan kita berikan,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur, Bustami, mengatakan keberhasilan Muhammad Al Hafiz dan Tasqia Zahira merupakan hasil dari proses seleksi dan pembinaan yang telah dilalui sebelumnya.

Menurut Bustami, kedua pelajar tersebut harus melewati sejumlah tahapan sebelum akhirnya ditetapkan sebagai wakil Aceh pada O2SN tingkat nasional.

“Prestasi ini lahir dari sebuah proses yang panjang. Anak-anak ini sudah melewati berbagai tahapan, mulai dari seleksi, pembinaan hingga pertandingan. Mereka mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga akhirnya dipercaya menjadi wakil Aceh di tingkat nasional,” kata Bustami.

Baca Juga  Bupati Aceh Timur Lantik 57 Keuchik Baru

Ia menilai capaian tersebut menunjukkan potensi pelajar Aceh Timur di bidang olahraga yang dapat terus dikembangkan melalui pembinaan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua. Mereka bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama sekolah, Aceh Timur, dan Provinsi Aceh. Mudah-mudahan kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk terus berkembang dan berprestasi di masa yang akan datang,” ujarnya.

Bustami menambahkan, proses pembinaan atlet pelajar perlu terus dilakukan agar prestasi yang diraih tidak berhenti pada satu kompetisi. Ia berharap keikutsertaan Muhammad Al Hafiz dan Tasqia Zahira di tingkat nasional dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya di Aceh Timur.

“Yang paling penting adalah bagaimana proses pembinaan ini terus kita kawal. Prestasi hari ini harus menjadi motivasi untuk melahirkan lebih banyak lagi atlet-atlet pelajar dari Aceh Timur. Kita berharap Muhammad Al Hafiz dan Tasqia Zahira dapat tampil maksimal, tetap percaya diri, dan memberikan yang terbaik untuk Aceh,” katanya.

O2SN tingkat nasional diharapkan menjadi pengalaman penting bagi kedua pelajar tersebut untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukur hasil pembinaan olahraga pelajar yang telah mereka jalani di tingkat daerah dan provinsi.***