Berita Utama

Dompet Dhuafa Bantu Pulihkan Ekonomi Nelayan di Aceh Tamiang

Bambang Iskandar Martin
×

Dompet Dhuafa Bantu Pulihkan Ekonomi Nelayan di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan berita acara serah terima bantuan Program Sumatera Nelayan Berdaya dari dari Dompet Dhufa di Kampung Ujung Tanjung, Kecamatan Manyak Payed, Rabu, 8 April 2026. (Ist)

Byklik.com | Kuala Simpang – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan pemulihan ekonomi bagi nelayan yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Bantuan tersebut diserahkan dalam Program Sumatera Nelayan Berdaya yang berlangsung di Kampung Ujung Tanjung, Kecamatan Manyak Payed, Rabu, 8 April 2026.

Staf Ahli Bupati Aceh Tamiang Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, Yunus, yang hadir mewakili bupati, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Dompet Duafa dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pesisir.

Baca Juga  Ribuan Korban Banjir Aceh Tamiang Terima Bantuan Pemerintah

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas program bantuan ini. Dukungan tersebut sangat bermanfaat bagi nelayan untuk kembali bangkit, meningkatkan produktivitas, serta melanjutkan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Yunus.

Direktur Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Ana Rahmawati, mengatakan pihaknya berperan sebagai fasilitator dalam mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat.

Penyerahan bantuan Program Sumatera Nelayan Berdaya dari dari Dompet Dhufa di Kampung Ujung Tanjung, Kecamatan Manyak Payed, Rabu, 8 April 2026. (Ist)

“Kami hadir sebagai fasilitator. Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh semangat para penerima manfaat. Kami berharap bantuan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal,” kata Ana.

Baca Juga  Rumah Amal USK Salurkan 880 Paket Daging Kurban

Program ini menyasar nelayan yang terdampak bencana hidrometeorologi yang mengakibatkan kerusakan perahu dan alat tangkap serta terhentinya aktivitas melaut.

Bantuan yang disalurkan meliputi tujuh unit perahu, alat penangkap kepiting, 15 unit jaring, serta dukungan modal usaha bagi kelompok nelayan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta kelompok nelayan penerima manfaat.***