Byklik.com | Idi Rayeuk – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur resmi memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) serta meningkatkan efisiensi anggaran daerah.
Selain penerapan WFH, pemerintah daerah juga memangkas perjalanan dinas hingga 50 persen. Pelaksanaan rapat pun diarahkan secara daring untuk menekan biaya operasional.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengatakan penggunaan kendaraan dinas kini dibatasi hanya 50 persen. Namun, pembatasan tersebut tidak berlaku bagi kendaraan operasional teknis, seperti mobil pemadam kebakaran dan ambulans.
“Perjalanan dinas hanya diperbolehkan untuk kegiatan yang tidak dapat diwakilkan. Misalnya, kepala dinas yang diundang secara khusus dan tidak bisa diwakilkan,” ujar Al-Farlaky, Jumat, 10 April 2026.
Ia juga mengimbau aparatur sipil negara (ASN) yang berdomisili dekat dengan kantor untuk memanfaatkan kendaraan listrik atau sepeda guna menekan konsumsi BBM.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kebijakan WFH hanya diterapkan pada unit kerja nonteknis yang tidak bersinggungan langsung dengan pelayanan publik.
Sementara itu, langkah penghematan energi, termasuk penggunaan pendingin ruangan (AC), telah diberlakukan sejak tahun lalu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.***











