Berita UtamaHeadline

Tiga Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci, Enam Masih Dirawat

Avatar
×

Tiga Jemaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci, Enam Masih Dirawat

Sebarkan artikel ini
Jemaah haji dari Aceh sedang melaksanakan ibadah di Mekkah. [Foto: PPIH Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Tiga jemaah haji asal Aceh dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci saat menjalankan rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah. Selain itu, enam jemaah lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi akibat gangguan kesehatan.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, mengatakan ketiga jemaah yang wafat seluruhnya merupakan perempuan yang berasal dari Kabupaten Bireuen, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.

“Sejauh ini sudah tiga jemaah Embarkasi Aceh yang wafat di Makkah,” kata Arijal di Banda Aceh, Jumat, 29 Mei 2026.

Jemaah pertama yang meninggal dunia adalah Nurwaida Muhammad Yusuf (76), anggota kloter 8 asal Kabupaten Bireuen. Almarhumah wafat di Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026, sebelum sempat melaksanakan wukuf.

Sementara itu, Maimunah Yusuf Ali (72), jemaah kloter 13 asal Aceh Tamiang, meninggal dunia di Arafah pada hari yang sama setelah melaksanakan wukuf. Sedangkan Siti Salmijah (83), jemaah kloter 13 asal Kabupaten Pidie Jaya, wafat pada Kamis, 28 Mei 2026, di RS Mina Al Wadi setelah menyelesaikan wukuf Arafah.

Baca Juga  Ini Lokasi Pemondokan Jemaah Haji Aceh Selama di Makkah

“Yang meninggal pertama belum sempat wukuf Arafah sehingga hajinya dibadalkan. Sedangkan dua jemaah lainnya sudah melaksanakan wukuf,” ujar Arijal.

PPIH Embarkasi Aceh menyampaikan duka cita atas wafatnya ketiga jemaah tersebut. Arijal berharap seluruh amal ibadah para almarhumah diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

“Semoga almarhumah mendapatkan haji mabrur dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keikhlasan,” katanya.

Selain tiga jemaah yang wafat, PPIH Aceh juga mencatat enam jemaah masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi. Mereka adalah Darmawati yang dirawat di RS King Faisal dan Mahdi Muhammad Sufi di RS King Abdul Aziz dari kloter 2.

Kemudian Ti Hasanah Hanafiah dari kloter 7 dirawat di RS Mina Al Wadi. Sementara Siti Jemah Somad dan Taswiyah Muhammad Yusuf dari kloter 13 menjalani perawatan di Mina Emergency Hospital, serta Masitah Hasan Aris dari kloter 14 dirawat di Mina Al Wadi Hospital.

Baca Juga  Jemaah Haji Indonesia Mulai Bergerak ke Arafah Jalani Puncak Ibadah

Arijal mengatakan sebagian jemaah Aceh yang mengambil nafar awal saat ini sedang menunggu penjemputan untuk kembali ke penginapan di Makkah. Sedangkan jemaah yang memilih nafar tsani masih melanjutkan lempar jumrah dan dijadwalkan kembali ke penginapan pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Petugas haji Aceh, Tgk Khairul Huda, mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan mengingat cuaca panas dan tingginya aktivitas fisik selama pelaksanaan ibadah haji.

“Ibadah haji adalah perjalanan spiritual sekaligus ibadah fisik yang sangat berat. Karena itu jemaah harus menjaga stamina, mengatur pola istirahat, serta tidak memaksakan diri,” ujarnya.

Ia juga meminta jemaah segera melapor kepada petugas apabila mengalami gangguan kesehatan agar dapat segera memperoleh penanganan medis.