Ekonomi & Bisnis

Aceh Kembali Hadir di PRJ, Promosikan Wisata dan UMKM

Avatar
×

Aceh Kembali Hadir di PRJ, Promosikan Wisata dan UMKM

Sebarkan artikel ini
Booth bertajuk "Aceh Creative & Cultural Experience", pada PRJ 2026 setelah terakhir kali mengikuti ajang tersebut pada 2018. [Foto: Disbudpar Aceh]

Byklik.com | Jakarta – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh kembali berpartisipasi dalam Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 dengan menghadirkan booth bertajuk Aceh Creative & Cultural Experience. Keikutsertaan tersebut menjadi yang pertama sejak terakhir kali Aceh tampil pada ajang tersebut pada 2018.

Partisipasi Aceh di salah satu pameran terbesar di Indonesia itu menjadi momentum strategis untuk memperkuat promosi pariwisata dan budaya, sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif daerah.

Kepala Disbudpar Aceh, Dedy Yuswadi, mengatakan kehadiran kembali Aceh di PRJ merupakan bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi wisata Tanah Rencong kepada masyarakat nasional maupun internasional.

“Melalui Aceh Creative & Cultural Experience, kita ingin memperlihatkan bahwa Aceh memiliki kekayaan budaya yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga kuat dalam nilai dan filosofi. Ini adalah bagian dari diplomasi budaya dan promosi pariwisata Aceh,” ujar Dedy, Kamis, 11 Juni 2026.

Baca Juga  CEO Baru Intel Terapkan Efisiensi, Pangkas 22% Karyawan

Menurutnya, stan Aceh yang dibangun bekerja sama dengan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Aceh mengusung konsep modern yang tetap mempertahankan identitas budaya lokal.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dan interaktif bagi para pengunjung sehingga mereka dapat mengenal Aceh secara lebih utuh, baik dari sisi budaya, wisata, maupun produk kreatifnya,” katanya.

Booth Aceh menghadirkan berbagai tenant yang menampilkan potensi unggulan daerah, mulai dari promosi destinasi wisata, kuliner khas Aceh, wastra, hingga produk kriya yang merepresentasikan kekayaan budaya daerah.

Pengunjung juga diajak mengenal beragam destinasi wisata unggulan Aceh, mulai dari Sabang hingga kawasan pegunungan yang memiliki keindahan alam dan kekayaan budaya yang khas.

Baca Juga  Aceh-ASDP Buka Jalur Ferry Jakarta–Malahayati untuk Logistik

Selain itu, berbagai produk ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal turut dipamerkan sebagai upaya memperkenalkan sekaligus memperluas pasar bagi pelaku UMKM Aceh.

Dedy menegaskan, keikutsertaan Aceh dalam PRJ 2026 tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang investasi dan memperluas jaringan pemasaran produk lokal.

“Ajang ini menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk menjalin kemitraan, memperluas jaringan bisnis, dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional,” ujarnya.

Ia berharap partisipasi Aceh dalam PRJ 2026 dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Aceh, memperkuat sektor ekonomi kreatif, serta memperluas peluang investasi di bidang pariwisata.

“Kami akan terus mendorong promosi budaya dan pariwisata Aceh secara berkelanjutan melalui berbagai ajang nasional maupun internasional,” pungkas Dedy.