Headline

Sopir Angkutan Ditemukan Tewas, Kendaraan Dibakar

Bambang Iskandar Martin
×

Sopir Angkutan Ditemukan Tewas, Kendaraan Dibakar

Sebarkan artikel ini
Personel Koops TNI Habema mengevakuasi jenazah sopir angkot yang ditemukan meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikannya dibakar di jalur Wamena–Mbua, Papua Pegunungan, Rabu, 16 September 2026. (Foto: Puspen TNI)

Byklik.com | Papua Pegunungan – Seorang sopir angkutan masyarakat ditemukan meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikannya dibakar di jalur Wamena–Mbua, Papua Pegunungan, Rabu, 16 September 2026.

Koops TNI Habema menduga insiden tersebut melibatkan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Korban diketahui selama ini melayani transportasi warga sekaligus mengangkut logistik dan kebutuhan sehari-hari menuju wilayah pedalaman.

Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga memerintahkan jajarannya untuk mengevakuasi jenazah, memperkuat pengamanan wilayah, serta mencari pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Riyanto mengatakan kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dan pihak yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga  Jalan Bener Meriah–Aceh Utara Kembali Dibuka, Pengendara Diimbau Waspada

“Korban adalah masyarakat sipil yang sedang bekerja untuk melayani kebutuhan masyarakat. Kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan. Para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” ujar Riyanto.

Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Mohammad Nas mengatakan TNI akan terus memperkuat pengamanan untuk melindungi masyarakat di Papua, termasuk di wilayah dan jalur transportasi yang menjadi akses penting bagi warga.

Mohammad Nas mengatakan pengamanan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap masyarakat sipil.

“TNI akan terus melindungi masyarakat dan memastikan kelompok bersenjata tidak leluasa melakukan kekerasan terhadap warga sipil. Setiap tindakan kekerasan akan dihadapi secara tegas, profesional, terukur, dan sesuai hukum yang berlaku,” kata Mohammad Nas.

Baca Juga  BMA Verifikasi Penerima Zakat, Prioritaskan Penderita Penyakit Kronis

Peningkatan pengamanan dilakukan bersama aparat keamanan dan pemerintah daerah, terutama di jalur transportasi serta wilayah yang menjadi akses penting bagi masyarakat.

Selain memperkuat pengamanan, TNI juga melakukan pencarian terhadap pihak yang diduga terlibat serta mendukung proses penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai identitas lengkap korban, kronologi terperinci, serta pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut masih dalam pendalaman aparat keamanan.***