Uncategorized

Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap III Capai 33 Persen

Avatar
×

Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap III Capai 33 Persen

Sebarkan artikel ini
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Desa Tualang, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu, 20 Juni 2026. [Foto: Pendim 0103/Aceh Utara]

Byklik.com | Meurah Mulia – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Desa Tualang, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, terus menunjukkan perkembangan positif. Pada pelaksanaan pekerjaan, Sabtu, 20 Juni 2026, para pekerja melanjutkan pengecoran pondasi di titik terjauh sebagai bagian dari pembangunan abutment yang akan menjadi penyangga utama konstruksi jembatan.

Di lokasi proyek, Babinsa Koramil 07/Meurah Mulia Kodim 0103/Aceh Utara, Sertu Irwan Trimpiadi, turut memantau jalannya pekerjaan sambil berkomunikasi dengan para pekerja guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana.

Meski cuaca cukup terik, semangat para pekerja tetap terlihat dalam menyelesaikan setiap tahapan pembangunan yang saat ini difokuskan pada pengerjaan pondasi dan struktur abutment.

Baca Juga  Pembangunan Koperasi Merah Putih di Matang Baloy di Atas 30 Persen

Sertu Irwan mengatakan pembangunan jembatan tersebut terus dipantau agar seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar dan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami terus memantau perkembangan pembangunan di lapangan. Semoga seluruh proses berjalan lancar sehingga jembatan ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Jembatan gantung sepanjang 91 meter itu nantinya akan menjadi akses penghubung antara Desa Tualang dan Desa Pulo Blang. Kehadiran jembatan tersebut sangat dinantikan warga karena diyakini mampu mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Baca Juga  Apresiasi Mengalir, DPR Puji Polri Sukses Kawal Mudik

Selain memperlancar akses transportasi, jembatan itu juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat dengan mempercepat distribusi hasil pertanian dan kebutuhan lainnya antarwilayah.

Saat ini progres pembangunan telah mencapai 33 persen. Setelah penyelesaian pondasi dan abutment, pekerjaan akan dilanjutkan ke tahapan konstruksi berikutnya sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.

“Jembatan ini merupakan harapan masyarakat. Dengan adanya akses yang lebih baik, aktivitas warga dan roda perekonomian desa diharapkan semakin berkembang,” kata Sertu Irwan.