Pendidikan & Karier

Kendala Logistik, Menteri PU Kejar Sekolah Rakyat Nagan Raya Beroperasi Juli

Avatar
×

Kendala Logistik, Menteri PU Kejar Sekolah Rakyat Nagan Raya Beroperasi Juli

Sebarkan artikel ini
Menteri PU, Dody Hanggodo saat meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Minggu, 14 Juni 2026. [Foto: Humas Kemen PU]

Byklik.com | Sukamakmue – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, meski menghadapi tantangan distribusi material ke lokasi proyek. Pemerintah optimistis sekolah tersebut dapat mulai difungsikan pada Juli 2026.

Saat meninjau langsung lokasi pembangunan, Minggu, 14 Juni 2026, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan progres pembangunan fisik saat ini telah mencapai 65 persen.

Menurut Dody, kendala utama yang dihadapi adalah sulitnya mendatangkan material bangunan ke lokasi proyek akibat keterbatasan akses transportasi.

“Jadi supply material secara darat memang berat. Ada bandara, tetapi bandaranya masih belum bisa 100 persen kita gunakan Hercules. Cuman tadi dari teman-teman penyedia jasa, Waskita Karya, akan berusaha tetap menggunakan angkutan udara karena itu yang tercepat dan yang bisa,” kata Dody.

Baca Juga  Menteri PU Tinjau Progres Bendungan Krueng Pase di Aceh Utara

Ia menjelaskan, sebagian besar material utama masih harus didatangkan dari luar daerah, seperti Medan dan Jakarta. Sementara itu, fasilitas bandara setempat belum sepenuhnya mendukung operasional pesawat angkut berkapasitas besar.

Untuk mengatasi kendala tersebut, kontraktor pelaksana akan memaksimalkan penggunaan transportasi udara yang tersedia guna mempercepat pasokan material ke lokasi pembangunan.

Dody menegaskan, apabila hambatan distribusi material masih terjadi hingga mendekati target penyelesaian, pemerintah akan memprioritaskan fungsi utama bangunan sekolah agar dapat digunakan terlebih dahulu untuk kegiatan belajar mengajar.

“Jadi mungkin beberapa tempat yang memang ada kesulitan di transportasi material. Mungkin kita upayakan maksimalnya bisa fungsional dulu lah. Nanti kemudian secara bertahap kita sempurnakan sehingga benar-benar bisa berhasil,” ujarnya.

Sekolah Rakyat Nagan Raya dibangun di atas lahan seluas 8,1 hektare dan dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu. Kompleks pendidikan tersebut akan dilengkapi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, laboratorium biologi, masjid, gedung serbaguna, asrama siswa, rumah susun guru, serta fasilitas olahraga seperti lapangan mini soccer dan basket.

Baca Juga  Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti Perkara Inkracht

“Jadi hari ini progresnya sudah 65 persen. Sudah lumayan bagus. Kita kejar supaya mudah-mudahan akhir Juni sudah bisa fungsional untuk SD, SMP, SMA. Dan adik-adik yang di sekitar Aceh Selatan bisa masuk sekolah di Juli 2026,” kata Dody.

Apabila seluruh pembangunan rampung, Sekolah Rakyat Nagan Raya diproyeksikan mampu menampung sekitar 1.088 siswa dari keluarga prasejahtera. Fasilitas pendidikan gratis berasrama tersebut diharapkan menjadi pusat pendidikan unggulan baru sekaligus mendukung pemerataan kualitas pendidikan di wilayah Aceh.