Berita UtamaEkonomi & Bisnis

Zulhas Ajak Petani Aceh Perluas Tanam Jagung, Singkong, dan Tebu

Raudhatul
×

Zulhas Ajak Petani Aceh Perluas Tanam Jagung, Singkong, dan Tebu

Sebarkan artikel ini
Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan saat menghadiri kegiatan Rembuk Tani 2026 di kawasan persawahan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu, 13 Juni 2026. [Foto: Raudhah/Byklik.com]

Byklik.com | Aceh Besar – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mengajak petani di Aceh memanfaatkan peluang besar sektor pertanian dengan mengoptimalkan lahan untuk menanam komoditas bernilai ekonomi seperti jagung, singkong, tebu, dan padi.

Ajakan tersebut disampaikan Zulhas saat menghadiri kegiatan Rembuk Tani 2026 di kawasan persawahan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu, 13 Juni 2026.

“Pergunakan momentum ini sebaik-baiknya. Sekarang kalau punya lahan, tanam apa aja nanti laku. Tanam singkong laku, tanam jagung laku, tanam tebu laku, tanam padi apa lagi,” ujar Zulhas di hadapan para petani.

Ia menilai prospek sektor pertanian ke depan semakin menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan berbagai komoditas sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri.

Baca Juga  Marlina Usman Ikuti Gladi Pelantikan Ketua TP PKK Aceh di Jakarta

Karena itu, Zulhas meminta petani tidak membiarkan lahan produktif menganggur dan memanfaatkan berbagai dukungan pemerintah untuk meningkatkan hasil pertanian.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Saat ini berbagai komoditas pertanian memiliki prospek yang baik, baik singkong, jagung, tebu maupun padi,” katanya.

Menurut Zulhas, salah satu peluang besar yang akan berkembang pada masa mendatang adalah meningkatnya kebutuhan bahan baku energi alternatif, khususnya etanol.

Ia menjelaskan, komoditas seperti singkong, jagung, dan tebu menjadi bahan baku utama dalam produksi etanol sehingga permintaan terhadap tanaman tersebut diperkirakan terus meningkat.

Baca Juga  Diplomasi Prabowo Dinilai Dongkrak Energi Ekonomi Hijau Indonesia

“Ke depan kebutuhan etanol akan semakin besar. Bahan bakunya berasal dari singkong, jagung, dan tebu. Karena itu sektor pertanian memiliki peluang yang sangat menjanjikan,” ujarnya.

Selain mendukung ketahanan pangan nasional, peningkatan produksi komoditas pertanian tersebut juga diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan dan meningkatkan pendapatan petani.

Zulhas berharap para petani mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas areal tanam dan meningkatkan produktivitas lahan sehingga kesejahteraan keluarga petani semakin baik.

“Harapannya, peluang ini bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga kesejahteraan petani dan masyarakat semakin meningkat,” tutupnya.