Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Banda Aceh Anjlok Rp190 Ribu per Mayam

Raudhatul
×

Harga Emas Banda Aceh Anjlok Rp190 Ribu per Mayam

Sebarkan artikel ini
Emas perhiasan yang dipajang di salah satu toko emas di Pasar Aceh, Banda Aceh, Rabu, 10 Juni 2026. [Foto: Raudhah/Byklik.com]

Byklik.com | Banda Aceh – Harga emas perhiasan di Pasar Aceh, Kota Banda Aceh, kembali mengalami perubahan signifikan. Setelah sempat menembus Rp8 juta per mayam, harga emas kini turun tajam sebesar Rp190 ribu per mayam dan kembali berada di bawah level tersebut.

Pada Rabu, 10 Juni 2026, harga emas perhiasan tercatat sebesar Rp7.890.000 per mayam. Angka ini turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp8.080.000 per mayam atau mengalami penurunan sebesar Rp190.000 per mayam.

Meski harga mengalami penurunan, aktivitas jual beli emas di Banda Aceh masih menunjukkan tren positif. Permintaan masyarakat, khususnya untuk kebutuhan pernikahan pasca-Iduladha, masih cukup tinggi.

Baca Juga  Aceh Targetkan Produksi Gabah 1,6 Juta Ton pada 2025

Pedagang emas di Pasar Aceh, Tarmizi, mengatakan transaksi saat ini masih didominasi oleh pembeli.

“Daya beli untuk kebutuhan pernikahan naik sekitar 10 persen. Ada perputaran ekonomi karena banyak masyarakat yang melangsungkan pernikahan setelah Lebaran Haji,” kata Tarmizi.

Ia menjelaskan, sekitar 70 persen transaksi yang terjadi saat ini merupakan pembelian emas, sedangkan sekitar 30 persen lainnya merupakan aktivitas penjualan oleh masyarakat.

Selain emas perhiasan, harga emas batangan juga mengalami pergerakan. Emas batangan Logam Mulia berkadar 99,99 persen diperdagangkan dengan harga jual Rp2.460.000 per gram dan harga buyback Rp2.390.000 per gram.

Sementara itu, emas batangan lokal dengan kadar 99,5 persen dijual seharga Rp2.380.000 per gram dengan harga buyback Rp2.320.000 per gram.

Baca Juga  UIN Ar-Raniry Dorong Arsitektur Regeneratif Berbasis Lingkungan

Tarmizi menilai arah pergerakan harga emas dalam beberapa waktu ke depan masih sangat dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi dan politik global.

“Harga emas berpotensi kembali menguat apabila ketidakpastian pasar internasional meningkat. Namun jika kepercayaan investor terhadap dolar AS membaik, tidak tertutup kemungkinan harga emas kembali terkoreksi,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat yang ingin membeli emas untuk investasi jangka panjang masih memiliki peluang memanfaatkan koreksi harga saat ini, meski tetap perlu mencermati perkembangan pasar global yang menjadi salah satu faktor utama penentu pergerakan harga emas.