Byklik.com | Banda Aceh – Arus penumpang pada lintasan penyeberangan Banda Aceh-Sabang masih terpantau normal selama libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Meski terjadi peningkatan mobilitas masyarakat, jumlah penumpang yang menyeberang ke Pulau Weh belum menunjukkan lonjakan signifikan.
Peningkatan jumlah wisatawan menuju Sabang diperkirakan baru akan terjadi dalam beberapa hari ke depan seiring dibukanya kembali sejumlah destinasi wisata bahari dan adanya tambahan masa libur panjang di Aceh.
Berdasarkan data dari pengelola pelabuhan, jumlah penumpang selama periode libur Iduladha meningkat sekitar 20 hingga 30 persen dibandingkan hari-hari biasa. Namun, peningkatan tersebut masih dapat dilayani secara optimal sehingga aktivitas penyeberangan berlangsung lancar tanpa antrean panjang maupun penumpukan penumpang.
Sebagian besar penumpang yang menyeberang ke Sabang merupakan wisatawan dan keluarga yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk berlibur. Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, seluruh armada kapal feri dan kapal cepat tetap beroperasi sesuai jadwal.
Selain itu, operator penyeberangan juga menyiapkan tambahan armada pada jadwal keberangkatan pukul 17.30 WIB guna mendukung kelancaran layanan selama masa liburan.
Sementara itu, aktivitas kedatangan penumpang di Pelabuhan Balohan, Sabang, juga masih berada dalam kondisi normal. Meski demikian, pengelola pelabuhan tetap meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi lonjakan wisatawan yang diperkirakan terjadi pada akhir pekan.
Koordinator Pelabuhan Balohan Sabang, Sabta Febrian Syah Syahputra, mengatakan hingga Jumat, 29 Mei 2026, jumlah wisatawan yang tiba di Sabang belum mengalami peningkatan yang signifikan.
“Kondisi pelabuhan saat ini masih normal seperti biasanya dan belum terlalu ramai. Kemungkinan puncak kunjungan terjadi pada Sabtu atau Minggu. Sebelumnya sejumlah pantai juga belum dibuka untuk umum sehingga aktivitas kedatangan wisatawan belum terlalu tinggi,” kata Sabta.
Menurut dia, pihaknya telah menyiapkan 12 personel yang ditempatkan di sejumlah titik strategis, baik pada area pelayanan kapal cepat maupun kapal feri. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas penumpang berjalan aman, tertib, dan lancar.
Pengawasan difokuskan pada kelancaran arus kedatangan dan keberangkatan penumpang, terutama setelah sejumlah destinasi wisata bahari di Sabang kembali dibuka untuk umum pada Jumat, 29 Mei 2026 pukul 14.00 WIB.
“Personel kami siagakan di berbagai titik pelayanan untuk memastikan aktivitas penumpang berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Pihak pelabuhan juga mengimbau masyarakat yang berencana berlibur ke Sabang agar melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui layanan yang tersedia. Selain itu, calon penumpang diminta datang sesuai jadwal keberangkatan guna menghindari kepadatan di area pelabuhan.
Dibukanya kembali sejumlah objek wisata bahari diperkirakan akan mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Sabang selama sisa masa libur Iduladha. Kondisi tersebut sekaligus menjadi indikator positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah yang bergantung pada aktivitas kunjungan wisatawan.
Dengan dukungan armada yang memadai serta kesiapan petugas di pelabuhan, arus penyeberangan menuju Sabang diharapkan tetap berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan jumlah penumpang pada akhir pekan mendatang.[]











