Berita Utama

Jembatan Bailey Wihni Percos Resmi Beroperasi

Bambang Iskandar Martin
×

Jembatan Bailey Wihni Percos Resmi Beroperasi

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, didampingi Pejabat Sementara (Pjs) Kasdim 0119/Bener Meriah, Kapten Czi Aep Mukhran Khalid, meresmikan Jembatan Bailey Wihni Percos yang berlokasi di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Sabt, 29 Mei 2026. (Foto: Diskominfo Bener Meriah)

Byklik.com | Redelong – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama Kodim 0119/Bener Meriah meresmikan Jembatan Bailey Wihni Percos yang berlokasi di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Sabt, 29 Mei 2026.

Peresmian tersebut menjadi penanda berfungsinya kembali akses penghubung penting antara Kecamatan Bukit dan Kecamatan Wih Pesam yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi.

Peresmian jembatan ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, didampingi Pejabat Sementara (Pjs) Kasdim 0119/Bener Meriah, Kapten Czi Aep Mukhran Khalid.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasiter Kodim 0119/Bener Meriah Letda Inf Bambang, Camat Bukit Syahrian, Danramil 06/Bukit yang diwakili Peltu Abdul Kahar, Kapolsek Bukit yang diwakili Wakapolsek Aiptu Murtada, personel Kodim 0119/Bener Meriah, Reje Kampung Karang Rejo Purwanto, Imam Kampung Tgk. Miswadi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Riswandika Putra menyampaikan apresiasi kepada Yon Zipur 16 Kodam Iskandar Muda yang telah berperan dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan penyelesaian pembangunan jembatan.

Baca Juga  Kasad Tekankan Prajurit Jadi Pelopor Efisiensi Energi Nasional

“Pembangunan Jembatan Bailey ini dilaksanakan bersama Yon Zipur 16 Kodam Iskandar Muda selama kurang lebih tiga bulan. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja keras yang telah diberikan dalam pembangunan jembatan ini,” ujar Riswandika.

Ia menjelaskan, keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat karena menjadi jalur penghubung utama yang mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial. Selain itu, jembatan juga berfungsi sebagai akses strategis pascabencana hidrometeorologi yang sempat mengganggu konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bener Meriah.

“Jembatan ini bukan hanya sekadar sarana penghubung, tetapi juga menjadi akses vital bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas dukungan terhadap pembangunan Jembatan Bailey, khususnya di Kabupaten Bener Meriah,” katanya.

Baca Juga  Brimob dan Pemkab Aceh Utara Bangun Jembatan Darurat

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, Jembatan Bailey Wihni Percos memiliki panjang 18 meter dengan kapasitas beban maksimal 20 ton. Pembangunan jembatan dimulai pada 25 Februari 2026 dan selesai dalam waktu sekitar tiga bulan sebelum akhirnya diresmikan untuk digunakan masyarakat pada 29 Mei 2026.

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama instansi terkait mengimbau masyarakat untuk mematuhi ketentuan kapasitas muatan saat melintasi jembatan. Langkah tersebut dinilai penting guna menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memperpanjang usia pakai konstruksi jembatan.

Dengan beroperasinya Jembatan Bailey Wihni Percos, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bener Meriah dapat kembali normal dan semakin memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.***