Byklik.com | Banda Aceh – Personel Polsek jajaran Polresta Banda Aceh terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui patroli, sosialisasi, dan penyampaian imbauan kepada masyarakat di sejumlah wilayah rawan, Kamis, 28 Mei 2026.
Kegiatan patroli dan sosialisasi dilakukan di sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi terjadi Karhutla sebagai langkah antisipasi dini guna mencegah munculnya titik api.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas Iptu Eddy Musfikar mengatakan patroli dan sosialisasi Karhutla merupakan kegiatan rutin kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Personel Polsek terus memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan, kesehatan, dan keselamatan masyarakat,” ujar Iptu Eddy.
Selain patroli, personel kepolisian juga memberikan edukasi terkait bahaya Karhutla serta konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan di wilayah masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek turut melakukan pemantauan lokasi rawan Karhutla melalui aplikasi Lancang Kuning guna mendeteksi potensi hotspot secara dini di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.
Berdasarkan hasil pemantauan hingga saat ini, polisi menyebut belum ditemukan adanya titik hotspot maupun indikasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan demi mencegah terjadinya bencana Karhutla,” tambah Eddy.
Polresta Banda Aceh memastikan patroli dan sosialisasi akan terus ditingkatkan secara berkala guna menjaga situasi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif.











