Uncategorized

Maimunah, Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Arafah

Raudhatul
×

Maimunah, Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Arafah

Sebarkan artikel ini
Maimunah, jemaah haji asal Aceh Tamiang yang meninggal di Mekkah. [Foto: Ist]

Byklik.com | Banda Aceh – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Aceh Tamiang, Maimunah Yusuf Ali binti Yusuf Ibrahim (76), wafat di Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 16.27 Waktu Arab Saudi (WAS).

Almarhumah tergabung dalam Kloter 13 Embarkasi Banda Aceh dengan nomor seat 338. Ia merupakan warga Dusun Butsi, Gampong Mesjid Sungai Iyu, Kabupaten Aceh Tamiang.

Berdasarkan laporan petugas kesehatan, Maimunah Yusuf Ali meninggal dunia akibat Acute Gastroenteritis atau peradangan akut pada saluran pencernaan.

Cucu pertama almarhumah, Renada Kiska, mengatakan sang nenek berangkat haji seorang diri setelah menunggu selama bertahun-tahun.

“Nenek daftar haji tahun 2012. Harusnya berangkat tahun 2024, tapi karena Covid qadarullah mundur jadi 2026,” ujar Renada saat dihubungi via Instagram, Rabu, 27 Mei 2026.

Menurut Renada, Maimunah dikenal sebagai sosok penyabar dan penyayang. Dalam kesehariannya, almarhumah rutin melaksanakan salat tahajud dan dhuha serta aktif mengikuti pengajian.

Baca Juga  DPR Minta Jemaah Haji Diberi Edukasi Budaya Arab Saudi

“Nenek juga sering minta izin dan doa kepada orang-orang yang ditemui di jalan,” katanya.

Renada juga membagikan kebiasaan ibadah sang nenek yang istiqamah membaca sejumlah surah Alquran setiap malam. Di antaranya Surah Al-Waqi’ah pada malam Senin, Al-Mulk malam Selasa, Yasin malam Rabu, Ar-Rahman malam Kamis, Al-Kahfi malam Jumat, As-Sajadah malam Sabtu, dan Al-Fath malam Minggu.

Selain itu, Maimunah juga rutin membaca Surah Yasin setiap selesai magrib dan Surah Al-Mulk setelah salat Isya.

“Itu amalan yang selalu nenek lakukan,” jelas Renada.

Saat berangkat ke Tanah Suci, kondisi Maimunah disebut dalam keadaan sehat. Namun pada 23 Mei 2026, ia mulai mengalami demam dan diare berat hingga harus dipasang infus saat perjalanan menuju Arafah.

Baca Juga  Tembus Batas Kepulauan, 55 Nakes Siaga Layani Warga Pulo Aceh

“Waktu berangkat alhamdulillah sehat. Tanggal 23 Mei beliau demam dan diare berat sampai menuju Arafah dengan infusan. Dan meninggal di tenda Arafah,” ungkapnya.

Di usia senjanya, Maimunah diketahui tidak lagi bekerja. Aktivitas sehari-harinya di kampung lebih banyak berkebun, membersihkan halaman rumah, dan mengikuti kajian keagamaan.

Almarhumah meninggalkan enam orang anak dan 13 cucu.

Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu informasi lebih lanjut terkait proses pemakaman di Mekkah serta pembadalan hajinya.

“Belum ada info pembadalan juga, karena sampai saat ini kami masih menunggu informasi dimakamkan di Mekkah,” tutup Renada.

Dengan wafatnya Maimunah Yusuf Ali, jumlah jemaah haji Embarkasi Banda Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci hingga saat ini menjadi dua orang. Sebelumnya, jemaah Kloter 8 asal Samalanga, Kabupaten Bireuen, Nurwaida Muhammad Yusuf, juga meninggal dunia saat pelaksanaan ibadah haji.