Byklik.com | Jantho – Penjualan ketupat di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, terpantau tidak seramai saat perayaan Idulfitri. Sejumlah pedagang mengaku permintaan ketupat tahun ini menurun meski masih ada pembeli untuk kebutuhan Hari Raya Iduladha, Selasa, 26 Mei 2026.
Salah satu penjual ketupat di pasar tersebut, Zainab, mengatakan penjualan kali ini jauh berbeda dibandingkan saat Idulfitri yang biasanya dipadati pembeli sejak pagi hingga menjelang hari raya.
“Kalau Idulfitri itu ramai sekali, dari pagi sampai siang habis. Tapi sekarang Iduladha agak sepi, tidak seperti biasanya,” ujarnya.
Ia menyebutkan ketupat dijual dengan harga Rp8 ribu per gantungan yang berisi lima buah ketupat. Harga tersebut berlaku sama baik untuk ketupat berukuran kecil maupun besar.
“Semua sama saja harganya, Rp8 ribu satu gantungan isi lima, mau kecil atau besar tetap segitu,” kata Zainab.
Meski tidak seramai Idulfitri, pedagang tetap menyediakan stok ketupat untuk memenuhi permintaan masyarakat yang masih memilih menyajikannya sebagai pelengkap hidangan Iduladha.
Menurut pedagang, tradisi menyantap ketupat saat Iduladha masih tetap ada di sebagian masyarakat, meski tingkat permintaannya tidak sebesar saat perayaan Idulfitri.











