NasionalTravel & Kuliner

Menpar Pastikan Raja Ampat Siap Jalani Revalidasi UNESCO

Avatar
×

Menpar Pastikan Raja Ampat Siap Jalani Revalidasi UNESCO

Sebarkan artikel ini
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana kunjungan kerja hari kedua di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, 12 Mei 2026. [Foto: Kemenpar]

Byklik.com | Raja Ampat — Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana meninjau kesiapan revalidasi UNESCO Global Geopark Raja Ampat sekaligus memperkuat tata kelola destinasi pariwisata kelas dunia di kawasan tersebut.

Raja Ampat dijadwalkan menjalani proses revalidasi oleh tim asesor UNESCO pada Agustus 2026. Penilaian itu menjadi tahap penting untuk menentukan keberlanjutan status UNESCO Global Geopark yang saat ini disandang Raja Ampat.

Saat meninjau Geosite Piaynemo, Widiyanti menegaskan status UNESCO Global Geopark bukan sekadar pengakuan internasional, tetapi juga komitmen jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan kawasan wisata berbasis konservasi.

Baca Juga  Sugiono Tegas: Indonesia Tak Akan Diam Soal Palestina

“Status geopark dunia harus dijaga melalui tata kelola yang kuat, konservasi yang nyata, dan pelibatan masyarakat lokal,” ujar Widiyanti dalam keterangan tertulis, Kamis, 14 Mei 2026.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara perlindungan lingkungan, penguatan tata kelola destinasi, dan pemberdayaan masyarakat agar manfaat sektor pariwisata dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga setempat.

Baca Juga  Kemenpar RI Dukung Pemulihan Sektor Pariwisata Aceh Tengah Pascabencana

Dalam kunjungan tersebut, Menpar juga meninjau Desa Wisata Arborek yang sebelumnya meraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Desa itu dinilai menjadi contoh pengembangan pariwisata berbasis masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan di Raja Ampat.

Pemerintah berharap proses revalidasi UNESCO pada Agustus mendatang dapat berjalan lancar sehingga Raja Ampat tetap mempertahankan status UNESCO Global Geopark sebagai salah satu destinasi geopark kelas dunia di Indonesia.