Hukum & Kriminal

Polisi Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Bangka Tengah

Bambang Iskandar Martin
×

Polisi Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi di Bangka Tengah

Sebarkan artikel ini
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung membongkar praktik penyalahgunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di salah satu pangkalan LPG di Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang, Jumat 17 April 2026. (Ist)

Byklik.com | Bangka Tengah – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung membongkar praktik penyalahgunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kilogram (kg) yang dipindahkan ke tabung non-subsidi ukuran 12 kg di Kabupaten Bangka Tengah.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan aparat yang menemukan aktivitas mencurigakan di salah satu pangkalan LPG di Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang, Jumat  17 April 2026.

Ps. Kanit Subdit I Indagsi, AKP A.F. Pulungan, mengatakan dalam operasi tersebut petugas mengamankan empat orang yang diduga terlibat. Mereka ditangkap saat menurunkan tabung LPG 3 kg dalam kondisi kosong yang diduga baru dipindahkan isinya ke tabung non-subsidi.

Baca Juga  Pertamina Perkuat Distribusi LPG Lewat Jalur Laut

“Dari pangkalan di Pangkalpinang, kami melakukan pengembangan hingga menemukan lokasi utama pengoplosan di Desa Jelutung, Kecamatan Namang, Bangka Tengah,” ujar Pulungan.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan puluhan tabung LPG 12 kg serta sejumlah peralatan yang digunakan untuk aktivitas ilegal.

Baca Juga  Jaringan Kayu Eboni Ilegal Maluku–Surabaya Terungkap

Pulungan mengungkapkan, praktik pengoplosan itu telah berlangsung sekitar enam bulan sejak November 2025.

“Dalam satu kali produksi, pelaku mampu menghasilkan sekitar 40 tabung LPG 12 kg. Kegiatan ini dilakukan tiga hingga empat kali dalam sepekan, sehingga kerugian negara diperkirakan mencapai Rp345,6 juta,” katanya.

Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain serta jaringan distribusinya.***