Berita UtamaHeadlineLingkungan & Energi

5.334 Keluarga Subulussalam Terancam Stunting, Sanitasi Jadi Biang Masalah

Avatar
×

5.334 Keluarga Subulussalam Terancam Stunting, Sanitasi Jadi Biang Masalah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. [Foto: FKM Undip]

Byklik.com | Subulussalam – Sebanyak 5.334 keluarga di Kota Subulussalam masuk kategori berisiko tinggi mengalami stunting. Kondisi lingkungan, terutama buruknya sanitasi dan keterbatasan akses air bersih, menjadi salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko tersebut.

Temuan itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Subulussalam, Ira Cibro, dalam kegiatan Pembinaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Aula Bappeda Subulussalam, Jumat, 21 Agustus 2026.

Ira mengatakan persoalan stunting di wilayah tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga dipengaruhi kondisi lingkungan tempat keluarga tinggal.

“Masalah utama yang memicu tingginya risiko stunting di daerah kita adalah fasilitas sanitasi dan akses air bersih yang masih jauh dari kata layak,” kata Ira Cibro.

Baca Juga  TNI Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan penanganan secara terpadu melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta berbagai pihak yang terlibat dalam program pencegahan stunting.

Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Yopi, mengatakan persoalan keluarga berisiko stunting tidak hanya menjadi tantangan bagi Kota Subulussalam, tetapi juga terjadi di berbagai wilayah Aceh.

Data yang disampaikan menunjukkan lebih dari 1,3 juta keluarga di Provinsi Aceh saat ini masuk kategori berisiko mengalami stunting.

“Perbaikan akses sanitasi dasar dan air bersih merupakan langkah awal yang paling krusial. Tanpa intervensi lingkungan yang sehat, upaya pemberian gizi tidak akan maksimal,” ujar Yopi.

Baca Juga  Dari Sulsel Hingga Batam, Rp10,3 Miliar Bantuan Mengalir untuk Aceh

GENTING Sasar Ibu dan Anak

Melalui program nasional GENTING, pemerintah menargetkan penyaluran bantuan dan pendampingan kepada 1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Sasaran utama program tersebut meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi berusia 0 hingga 23 bulan.

Program GENTING diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan stunting melalui dukungan terhadap keluarga yang memiliki risiko tinggi.

Di Subulussalam, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sinergi penanganan stunting sekaligus mendorong perbaikan kondisi lingkungan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Peningkatan akses terhadap sanitasi layak dan air bersih dinilai menjadi bagian penting dalam memutus berbagai faktor risiko yang dapat menghambat tumbuh kembang anak.