Byklik.com | Kuala Simpang – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana di Kantor Koramil 08/Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin, 13 Juli 2026.
Rapat tersebut membahas percepatan pemulihan infrastruktur, rehabilitasi fasilitas pemerintahan, serta langkah mitigasi bencana untuk mengurangi risiko banjir di daerah itu.
Rakor dihadiri Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, unsur TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, DPRK Aceh Tamiang, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK). Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam menyusun langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Dalam kesempatan itu, Bupati Armia Pahmi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memprioritaskan normalisasi sungai di sejumlah titik rawan banjir sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana menjelang musim penghujan. Selain itu, pemerintah daerah juga mempercepat rehabilitasi gedung-gedung perkantoran yang mengalami kerusakan agar pelayanan publik dapat kembali berjalan optimal.
“Normalisasi sungai sangat penting untuk mengurangi risiko banjir sekaligus melindungi masyarakat dan menjaga aktivitas perekonomian agar tidak kembali terganggu akibat bencana,” kata Armia.
Ia menjelaskan, normalisasi sungai perlu segera dilaksanakan mengingat curah hujan diperkirakan kembali meningkat dalam beberapa bulan mendatang. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan dampak banjir sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
Selain penanganan sungai, Armia menegaskan bahwa rehabilitasi fasilitas pemerintahan juga menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemulihan fasilitas pemerintahan harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat. Semakin cepat proses rehabilitasi dilakukan, semakin cepat pula pelayanan dapat berjalan normal,” ujarnya.
Armia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Aceh dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah tersebut.
Menanggapi paparan itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Menurutnya, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TNI, Polri, Kejaksaan, DPRK, serta seluruh pemangku kepentingan.
Fadhlullah berharap kolaborasi tersebut dapat mempercepat penyelesaian seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi sehingga pemulihan pascabencana dapat berjalan sesuai target. Ia menilai keberhasilan program tersebut akan memperkuat ketahanan infrastruktur, memulihkan pelayanan publik, serta mendorong kembali aktivitas perekonomian masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.
Rakor tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tamiang dapat berlangsung secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.***











