Pendidikan & Karier

USK Perkuat Manajemen Rumah Sakit Pendidikan Lewat Pelatihan Intensif

Avatar
×

USK Perkuat Manajemen Rumah Sakit Pendidikan Lewat Pelatihan Intensif

Sebarkan artikel ini
Rumah Sakit Pendidikan (RSP) USK. [Foto: USK]

Byklik.com | Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) membuka kegiatan Capacity Building: Hospital Management Training I yang berlangsung selama 1–30 Juni 2026 sebagai langkah awal memperkuat tata kelola Rumah Sakit Pendidikan (RSP) USK.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis (Wakil Rektor IV) USK, Dr. Ir. Ramzi Adriman, S.T., M.Sc., IPM., ASEAN. Eng., APEC. Eng., dan diikuti para pengelola baru RSP USK yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor Nomor 1310/UN11/KPT/2026.

Pelatihan dipandu oleh dr. Nasrul bersama dua mentor senior, yakni Prof. Dr. dr. Syahrul, Sp.S(K) dan dr. Taqwallah, M.Kes, yang memberikan pembekalan terkait manajemen rumah sakit modern, pelayanan kesehatan, hingga strategi pengembangan rumah sakit pendidikan.

Prof. Dr. dr. Syahrul, Sp.S(K), menegaskan RSP USK harus dibangun dengan standar pelayanan dan kualitas terbaik untuk mendukung layanan kesehatan sekaligus fungsi pendidikan dan penelitian.

Baca Juga  USK Kukuhkan Lima Profesor Baru, Perkuat Kontribusi untuk Masyarakat

“RSP USK harus berdiri dengan standar dan kualitas terbaik, bukan hanya untuk layanan spesialis, tetapi juga sebagai pusat pendidikan kedokteran dan kesehatan, serta pengembangan Clinical Research Unit,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kesehatan profesional sekaligus mendukung pengembangan riset klinis yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, dr. Taqwallah menekankan tiga tujuan utama yang harus menjadi fokus pengelola baru RSP USK, yaitu menghadirkan pelayanan yang memuaskan masyarakat, menciptakan lapangan kerja dengan atmosfer SND, serta membangun bisnis rumah sakit yang sehat dan memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan universitas.

“Pengelola harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, nyaman, dan berkualitas, sekaligus memastikan rumah sakit dapat berkembang secara berkelanjutan,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut juga ditetapkan sejumlah indikator pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Di antaranya, layanan rawat jalan ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari dua jam, proses rawat inap maksimal satu jam, penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) kurang dari empat jam, serta hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi dapat diperoleh dalam waktu kurang dari satu jam.

Baca Juga  Dua Mahasiswa USK Sabet Juara di Ajang MTQ Nasional

Selain aspek medis, perhatian juga diberikan pada kenyamanan fasilitas pendukung seperti penataan area parkir, kebersihan taman, kualitas toilet, ruang tunggu berpendingin udara, hingga penyediaan armada ambulans yang bersih dan nyaman.

Dengan berbagai langkah pembenahan tersebut, RSP USK diarahkan menjadi rumah sakit pendidikan yang ramah masyarakat, cepat, nyaman, dan berkualitas, sekaligus mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan di Aceh.

Penguatan manajemen rumah sakit ini juga diharapkan dapat mendukung peran USK sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) yang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, pendidikan, penelitian, dan kontribusi kepada masyarakat.