Byklik.com | Jantho – Ratusan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai kecamatan di Aceh Besar memeriahkan Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat kabupaten yang digelar di SMP Negeri 3 Ingin Jaya, Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar itu berlangsung selama dua hari dan menjadi ajang pengembangan bakat, kreativitas, serta pembentukan karakter siswa melalui seni dan budaya.
Untuk jenjang SMP, FLS3N tahun ini diikuti sebanyak 104 peserta yang berlomba pada delapan cabang, yakni ilustrasi, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, pantomim, ensambel campuran tiga alat musik, tari kreasi, dan kreativitas musik tradisional.
Sementara jenjang SD diikuti 87 siswa yang tampil pada cabang gambar bercerita, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, dan tari.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Rahmawati, S.Pd., M.Si., mengatakan FLS3N menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang seni dan sastra sejak dini.
“Bakat adalah kemampuan yang dimiliki seseorang sejak dini, sedangkan minat adalah rasa suka dan ketertarikan terhadap suatu bidang. Karena itu, bakat dan minat perlu dikembangkan sejak sekolah agar siswa mampu mengenali potensi dirinya,” ujar Rahmawati.
Menurutnya, dukungan guru, orang tua, dan lingkungan sekolah sangat penting untuk membangun rasa percaya diri siswa agar mampu berprestasi di berbagai bidang.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi yang kreatif, percaya diri, serta mampu mengharumkan nama Aceh Besar di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Rahmawati menjelaskan FLS3N dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat wilayah, kabupaten, provinsi hingga nasional.
Karena itu, pihaknya berharap peserta terbaik nantinya mampu mewakili Aceh Besar dan meraih prestasi di tingkat nasional.
“Perlombaan ini dilaksanakan mulai dari tingkat wilayah, kabupaten hingga menuju nasional. Mudah-mudahan Aceh Besar mendapatkan hasil terbaik di tingkat nasional, mohon doa dan dukungan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Fahrurrazi, S.E., mengapresiasi antusiasme peserta dan dukungan sekolah dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia menilai FLS3N tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter, penguatan budaya, dan pengembangan kreativitas peserta didik.
“Melalui FLS3N, siswa tidak hanya belajar berkompetisi, tetapi juga belajar menghargai seni, budaya, kerja sama, dan sportivitas. Ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda,” kata Fahrurrazi.











