Byklik.com | Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan rotasi dan promosi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian ESDM guna memperkuat agenda swasembada energi nasional.
Langkah penyegaran organisasi itu dilakukan dalam pelantikan pejabat di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, sebagai bagian dari upaya mempercepat implementasi program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Di kementerian ini tidak hanya menerbitkan izin, tetapi juga harus mampu menerjemahkan kebijakan yang bisa diimplementasikan sesuai arahan Presiden,” ujar Bahlil, Rabu, 6 Mei 2026.
Ia menegaskan seluruh pejabat dan aparatur Kementerian ESDM harus bekerja solid dalam menjalankan program prioritas nasional, terutama terkait pengelolaan sumber daya alam yang berpihak pada kepentingan negara.
“Sebagai pembantu Presiden, kita harus mampu menerjemahkan kebijakan menjadi langkah nyata,” katanya.
Bahlil juga menyoroti penataan izin usaha pertambangan (IUP) dan pengelolaan sumber daya alam agar memberi manfaat lebih besar bagi negara tanpa mengabaikan kepentingan dunia usaha.
“Ke depan pengelolaan IUP harus mengutamakan kepentingan negara. Tidak boleh lagi diobral, semuanya harus benar-benar bermanfaat dan hasilnya dioptimalkan untuk negara,” tegasnya.
Menurut Bahlil, negara dan badan usaha harus berjalan beriringan dalam pengelolaan energi dan mineral, termasuk untuk meningkatkan lifting minyak dan gas bumi.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil melantik 19 pejabat tinggi pratama di lingkungan Kementerian ESDM.
Selain itu, mewakili Presiden Prabowo, ia juga menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dan Satyalancana Pembangunan kepada 19 pegawai Kementerian ESDM dan BUMN sektor energi.











