Byklik.com | Banda Aceh – PT PLN terus mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Aceh pascagangguan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang memicu pemadaman di sejumlah wilayah.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, mengatakan hingga Sabtu, 23 Mei 2026, proses normalisasi terus berlangsung secara bertahap dengan melibatkan ratusan petugas di berbagai titik terdampak.
“Fokus utama kami saat ini menormalkan seluruh gardu induk agar pasokan listrik kembali optimal untuk masyarakat,” kata Eddi.
PLN mencatat dari total 21 gardu induk di Aceh, sebanyak 19 gardu induk sudah kembali bertegangan. Sementara dua gardu induk lainnya, yakni GI Samadua dan GI Blangpidie, masih dalam proses pemulihan.
Adapun GI Singkil yang sebelumnya sempat padam kini telah kembali beroperasi dan sedang menjalani penyaluran beban secara bertahap.
Di Banda Aceh, kondisi kelistrikan juga mulai membaik. Dari kebutuhan daya harian sekitar 80 hingga 90 megawatt (MW), PLN kini mampu menyuplai sekitar 61 MW melalui sejumlah gardu induk yang telah aktif kembali, seperti GI Banda Aceh, Ulee Kareng, Krueng Raya, dan Jantho.
PLN turut mengoperasikan seluruh pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Banda Aceh untuk menopang sistem kelistrikan dan mengurangi dampak pemadaman bagi masyarakat.
PLTD Lueng Bata, Ulee Kareng, dan Krueng Raya kini aktif mendukung pasokan listrik. Selain itu, pembangkit di Aceh Tengah dan Kota Fajar juga telah dioperasikan guna memperkuat sistem di wilayah masing-masing.
Sebagai langkah darurat, PLN juga menurunkan genset bergerak ke wilayah Meulaboh dan sekitarnya untuk mendukung operasional fasilitas publik dan objek vital yang membutuhkan pasokan listrik stabil.
Meski gangguan terjadi di sebagian besar wilayah, sistem kelistrikan di Pulau Sabang dan Kabupaten Simeulue tetap berjalan normal karena keduanya menggunakan sistem terpisah dari jaringan utama yang terdampak.
Eddi menegaskan ratusan petugas masih disiagakan di lapangan untuk mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di seluruh Aceh.
“PLN terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait agar pemulihan bisa segera tuntas,” ujarnya.











