Byklik.com | Dhaka – Sedikitnya 14 orang tewas akibat sambaran petir saat badai petir mendadak melanda Bangladesh pada Minggu, 27 April 2026.
Otoritas setempat melaporkan, insiden terjadi di sejumlah distrik di tengah hujan lebat dan cuaca ekstrem yang datang secara tiba-tiba.
Sebagian besar korban merupakan pekerja luar ruangan, terutama petani, yang tidak sempat mencari tempat berlindung saat badai terjadi.
“Korban banyak berada di area terbuka ketika petir menyambar,” kata pejabat setempat.
Selain korban jiwa, beberapa orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit, dengan sebagian dalam kondisi kritis.
Sambaran petir diketahui menjadi salah satu penyebab kematian signifikan di Bangladesh. Pada 2016, pemerintah setempat bahkan menetapkan petir sebagai bencana alam setelah lebih dari 200 orang meninggal dalam satu bulan.
Para ahli menilai meningkatnya risiko sambaran petir berkaitan dengan deforestasi yang mengurangi jumlah pohon tinggi sebagai penarik alami petir.
Secara statistik, insiden petir paling sering terjadi pada periode April hingga Juni, saat suhu dan kelembapan tinggi memicu kondisi cuaca tidak stabil.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka.











